Intel: "Smartphone" Tetap Tak Bisa Gantikan PC dan Laptop

Kompas.com - 30/08/2017, 14:03 WIB
Vice President in the Client Computing Group and general manager of Mobility Client Platform Group, Intel Corporation Christopher M. Walker saat memaparkan di depan awak media, Selasa (29/8/2017). KOMPAS.com/BAMBANG PJVice President in the Client Computing Group and general manager of Mobility Client Platform Group, Intel Corporation Christopher M. Walker saat memaparkan di depan awak media, Selasa (29/8/2017).
|
EditorDeliusno

BERLIN, KOMPAS.com - Produsen chip terbesar di dunia, Intel, meyakini bahwa personal computer (PC) dan laptop tetap tak tergantikan oleh smartphone untuk sejumlah pekerjaan.

Pekerjaan multitasking untuk editing video, gaming, hingga transaksi e-commerce ke depan akan semakin kompleks. Sehingga, platform PC dan laptop adalah yang terbaik untuk mendukung seluruh pekerjaan itu.

Di sisi lain, ukuran laptop semakin mengecil sehingga lebih portable untuk dibawa ke manapun.

Dalam paparannya kepada awak media, Vice President in the Client Computing Group and general manager of Mobility Client Platform Group, Intel Corporation Christopher M. Walker menuturkan, pekerjaan multitasking seperti editing video akan semakin kompleks.

Baca: Intel Bocorkan Prosesor Generasi ke-9 ?Ice Lake?

"Demikian juga keamanan dalam transaksi online juga akan semakin berkembang. Di sini, PC atau laptop tetap menjadi platform terbaik untuk mendukung semua itu," ujarnya dalam jamuan makan malam, Selasa (29/8/2017).

Menurut Chris Walker, keyakinan itu terlihat dari langkah sejumlah produsen laptop yang meluncurkan produk terbarunya dengan ukuran yang semakin tipis, namun memiliki kemampuan yang jauh lebih tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menyebut pabrikan laptop seperti Lenovo, Acer, Asus, Dell akan menghadirkan produk laptop yang semakin tipis sehingga konsumen bisa bekerja dengan mudah di mana saja.

Terkait dengan trend tersebut, Intel baru-baru ini meluncurkan prosesor generasi ke-8 untuk mendukung kemampuan produk laptop yang semakin kompleks.

Prosesor jenis baru ini memiliki kemampuan bekerja yang lebih kencang, namun lebih efisien.

Terkait dengan prosesor baru tersebut, sejumlah produsen laptop akan mulai memasarkan produk yang prosesornya menggunakan Intel generasi ke-8.

Produk-produk laptop terbaru tersebut diperkenalkan dalam event tahunan pameran teknologi IFA 2018 di Berlin Jerman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.