Kompas.com - 30/08/2017, 17:03 WIB
Ilustrasi MashableIlustrasi
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - WhatsApp memulai program uji coba untuk akun bisnis terverifikasi. Akun ini bisa digunakan oleh bisnis atau perusahaan untuk berkomunikasi langsung dengan pelanggan lewat WhatsApp.

Akun bisnis tersebut nantinya akan mudah dikenali. Akun bakal memiliki tanda pin berwarna hijau yang diletakkan di samping nama kontak. Selain itu, teks percakapan dengan kontak bisnis terverifikasi tersebut akan berwarna kuning, bukan hitam.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari ZDNet, Rabu (30/8/2017), jika pengguna menyimpan nama di phonebook smartphone, nama yang tampil di layar WhatsApp akan sesuai seperti yang telah diatur.

Apabila nomor akun bisnis tersebut tidak disimpan, pengguna melihat nama sesuai yang didaftarkan oleh pemilik bisnis. Khusus untuk akun bisnis ini, pengguna tidak memiliki pilihan untuk memblokir.

Baca: WhatsApp Bakal Bagikan Tanda Centang?

Saat ini, hanya sejumlah kecil pengguna bisnis saja yang ikut dalam program uji coba. Belum diketahui kapan anak usaha Facebook ini akan meluncurkan fitur bisnis untuk khalayak yang lebih luas.

Saat ini WhatsApp tercatat memiliki sekitar 1 miliar orang pengguna aktif harian. Kendati demikian, layanan pesan instan ini belum menghasilkan uang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keberadaan platform bisnis ini, kemungkinan bakal menjadi sumber penghasilan baru bagi Facebook. Namun di sisi lain, ada juga kemungkinan Facebook tidak akan memonetisasi dari fitur tersebut.



Sumber ZDNet

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X