Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tutup Mesin Pesawat A380 Air France Lepas di Udara, Video Beredar di Twitter

Kompas.com - 01/10/2017, 10:49 WIB
Reska K. Nistanto

Penulis

Sumber Avherald

KOMPAS.com - Pesawat Airbus A380 maskapai Air France mengalami gangguan di tengah penerbangan. Mesin nomor 4, atau mesin sebelah kanan terluarnya, mengalami disintegrasi di udara dalam penerbangan di atas Samudera Atlantik pada Sabtu (30/9/2017).

Bagian inlet (corong/penutup depan) dan bilah kipas mesin A380 Air France terlepas. Adapun jenis mesin yang digunakan dalam insiden pesawat A380 Air France ini adalah Engine Alliance GP7270. Foto-foto dan video mesin A380 yang mengalami disintegrasi di udara itu pun banyak beredar di media sosial.

Akun Twitter @theamadoor mengunggah video kondisi mesin A380 yang "telanjang" sebagian di udara, kehilangan penutup depannya. Kabel kecil terlihat menggantung dan melambai-lambai tertiup angin.

 


Dikutip KompasTekno dari Avherald, Minggu (1/10/2017), A380-800 Air France registrasi F-HPJE nomor penerbangan AF66, terbang melayani rute Paris Charles de Gaulle (Perancis) ke Los Angeles, Californis (AS).

Pesawat sedang terbang di ketinggian 37.000 kaki, sekitar 200 mil laut sebelah tenggara Nuuk, Greenland saat insiden inlet dan kipas mesin A380 Air France terlepas. Beberapa penumpang melaporkan terdengar suara benturan keras dan diikuti getaran di pesawat.

Baca: Detik-detik Pesawat Jatuh Terekam Kamera Penumpang

Pilot kemudian menurunkan ketinggian ke 31.000 kaki lalu memutuskan untuk mengalihkan pendaratan (divert) ke bandara terdekat, yakni di kota Goose Bay, Kanada.

Pesawat A380 Air France kemudian mendarat dengan selamat, dua jam setelah insiden penutup mesin dan kipas A380 itu terlepas.


Penumpang juga baru bisa turun dari pesawat dua jam kemudian setelah mendarat dan berhenti, karena bandara di Goose Bay tidak memiliki peralatan pendukung (tangga penumpang) untuk melayani pesawat jenis A380.

Insiden sebelumnya

Catatan KompasTekno, insiden engine failure di udara yang melibatkan pesawat A380 sudah terjadi beberapa kali. Pada November 2010 lalu, bilah turbin mesin A380 Qantas penerbangan QF32 patah dan terlepas di wilayah udara Batam, Indonesia. QF32 sedang dalam penerbangan rute London Heathrow - Sydney.

Mesin yang mengalami gangguan adalah jenis Rolls Royce Trent 900. Bilah turbin yang terlepas itu terlempar keluar, merusak nacelle, sayap, sistem bahan bakar, landing gear, dan flight control.

Qantas QF32 kemudian mengalihkan pendaratan ke bandara Changi di Singapura, dan mendarat dengan selamat.

Insiden kedua juga melibatkan maskapai yang sama, Qantas. Pada Mei 2017 lalu, Qantas A380 penerbangan QF94 rute Los Angeles, AS - Melbourne terpaksa harus mendarat kembali setelah beberapa jam lepas landas dari LA.

Penumpang melaporkan terdengar suara letupan dan percikan api keluar dari salah satu mesin A380. Pesawat kembali mendarat di Los Angeles dengan selamat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aplikasi Chatting Legendaris ICQ Berhenti Beroperasi Bulan Depan

Aplikasi Chatting Legendaris ICQ Berhenti Beroperasi Bulan Depan

Software
2 Cara Rekam Google Meet saat Rapat Tanpa Langganan Premium

2 Cara Rekam Google Meet saat Rapat Tanpa Langganan Premium

Software
Cara Pasang 15 Foto dan Fancam Konser NCT Dream di Lock Screen HP Samsung biar Makin 'Aesthetic'

Cara Pasang 15 Foto dan Fancam Konser NCT Dream di Lock Screen HP Samsung biar Makin "Aesthetic"

Gadget
Oppo Gelar 'Nobar' Final Liga Champions di Jakarta

Oppo Gelar "Nobar" Final Liga Champions di Jakarta

Internet
Microsoft Desak Pengguna Windows 10 Segera 'Upgrade'

Microsoft Desak Pengguna Windows 10 Segera "Upgrade"

Software
Oppo Find N3 Edisi Liga Champions Rilis di Indonesia, Bonus Merchandise UCL

Oppo Find N3 Edisi Liga Champions Rilis di Indonesia, Bonus Merchandise UCL

Gadget
6 Tim E-sports Indonesia Lolos ke Grand Final 'PUBG Mobile' PMSL SEA Summer 2024

6 Tim E-sports Indonesia Lolos ke Grand Final "PUBG Mobile" PMSL SEA Summer 2024

Game
Ini Dia Juara 'Free Fire' FFWS SEA Spring 2024, Tim Indonesia 4 Besar

Ini Dia Juara "Free Fire" FFWS SEA Spring 2024, Tim Indonesia 4 Besar

Game
Profil Jensen Huang, Dulu Tukang Cuci Piring, Kini Orang Nomor Satu di Nvidia

Profil Jensen Huang, Dulu Tukang Cuci Piring, Kini Orang Nomor Satu di Nvidia

e-Business
Sejarah QR Code, Kode 'Kotak-kotak' yang Terinspirasi dari Permainan Go Board

Sejarah QR Code, Kode "Kotak-kotak" yang Terinspirasi dari Permainan Go Board

Internet
Arti Kata “Lup”, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Media Sosial

Arti Kata “Lup”, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Media Sosial

Internet
HP Xiaomi Redmi A3x Dirilis, Spek Mirip Redmi A3 Beda di Chipset

HP Xiaomi Redmi A3x Dirilis, Spek Mirip Redmi A3 Beda di Chipset

Gadget
Fitur Flipside Instagram Dihapus, Tombol 'Kunci' Hilang dari Halaman Profil

Fitur Flipside Instagram Dihapus, Tombol "Kunci" Hilang dari Halaman Profil

Software
HP Vivo Y28 Resmi di Indonesia dengan Baterai 6.000 mAh, Harga mulai Rp 2 Jutaan

HP Vivo Y28 Resmi di Indonesia dengan Baterai 6.000 mAh, Harga mulai Rp 2 Jutaan

Gadget
Canalys: Pasar Smartphone di ASEAN Tumbuh, Dipimpin Samsung

Canalys: Pasar Smartphone di ASEAN Tumbuh, Dipimpin Samsung

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com