Begini Cara Kerja Drone Penebar Pupuk Rancangan Mahasiswa Indonesia

Kompas.com - 29/07/2018, 12:07 WIB
Tugas yang bisa dilakukan BeeHive Drone antara lain pengecekan dan analisis tanaman hingga penyiraman air, pupuk, atau pestisida. ?
Reska K. Nistanto/KOMPAS.comTugas yang bisa dilakukan BeeHive Drone antara lain pengecekan dan analisis tanaman hingga penyiraman air, pupuk, atau pestisida. ?

Dari segi waktu, Albertus mengklaim jika biasanya butuh waktu satu jam untuk menyemprot satu hektar lahan dengan tenaga manusia, maka drone miliknya hanya membutuhkan waktu 30 menit.

Dalam model bisnis yang dipaparkan oleh Anindita, drone "diparkir" di stasiun drone yang berada di tengah-tengah kawasan pertanian. Para petani atau pemilik sawah bisa mendaftarkan sawah mereka di aplikasi mobile, memilih layanan perawatan, dan membayar layanan itu lewat aplikasi yang sama.

Setelah terkonfirmasi, drone ini akan terbang tanpa perlu awak untuk mengontrolnya ke sawah yang memesan layanan.

"Penyemprotan pupuk dan pestisida bisa lebih efisien, misalnya kalau bagian ini hanya butuh 30 persen penyubur tapi ladang sebelahnya butuh 50 persen, maka drone akan menyemprot sesuai yang dibutuhkan," ujar Anindita.

Kini, Albertus mengaku sejumlah perusahaan perkebunan besar di Indonesia telah melakukan pembicaraan dengan pihaknya, untuk menggunakan solusi drone penebar pupuk/pestisida itu.

Baca juga: Drone Pembantu Petani buatan Mahasiswa Indonesia Dipamerkan di Kantor Pusat Microsoft

Diminati E-commerce

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Walau tujuan awalnya dibuat sebagai solusi untuk bidang agrikultur, namun setelah mendapat eksposur di berbagai media, drone buatan BeeHive ternyata juga diminati oleh sektor e-commerce.

Menurut Albertus, salah satu e-commerce di Indonesia telah menghubunginya dan membicarakan drone buatannya untuk solusi mengantar barang belanjaan online.

Kami bakal membantu membuat delivery drone buat mereka," kata Albertus.

Mengubah drone penebar pupuk menjadi drone delivery untuk situs marketplace dikatakan Albertus cukup mudah, karena hanya mengubah piranti lunaknya saja. Modifikasi yang dilakukan tidak banyak. "Karena kita main di software saja".

Konsep drone sebagai pengantar barang belanjaan online ini sudah dikenalkan oleh e-commerce Amazon dengan layanan Amazon Prime-Air.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.