Apa yang Baru dari Samsung Galaxy Note 9? - Kompas.com

Apa yang Baru dari Samsung Galaxy Note 9?

Kompas.com - 10/08/2018, 14:26 WIB
Samsung Galaxy Note 9Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Samsung Galaxy Note 9

NEW YORK, KOMPAS.com - Lama dinanti, Samsung Galaxy Note 9 akhirnya resmi rilis pada Kamis (9/8/2019), di Barclays Center, Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Smartphone flagship tersebut mengusung tagline “The New Powerful Smartphone in The World”.

Jika dilihat dari segi desain, Galaxy Note 9 tak banyak berubah dari pendahulunya, Note 8. Hanya saja, ukurannya sedikit lebih jumbo dengan  bentang layar 6,4 inci.

Letak sensor sidik jarinya pun dipindahkan dari yang sebelumnya berdampingan dengan kamera ganda, kini malah diturunkan ke bawah.

Secara fakta, Galaxy Note 9 juga lebih tebal 0,2 mm karena baterainya juga lebih besar. Hanya saja, ketika digenggam, perasaannya sama saja dengan menggenggam Galaxy Note 8.

Lantas, perubahan signifikan apa yang bisa dilihat di Galaxy Note 9? Berikut catatan KompasTekno pasca menjajal singkat (hands-on) Galaxy Note 9.

Pertama, S Pen dengan koneksi Bluetooth. Ini merupakan keunggulan utama Galaxy Note 9, menandai inovasi pena digital yang revolusioner.

S Pen kini tak cuma berfungsi mencatat dan doodling serasa di atas kertas, tetapi juga bisa berperan sebagai remote. Setidaknya ada delapan skenario aktivitas yang bisa dipermudah dengan S Pen.

Tiga di antaranya adalah menjepret tanpa memegang smartphone, mengontrol jalannya presentasi, serta mengontrol pemutaran musik dan video.

Baca juga: Fungsi Baru S Pen Galaxy Note 9, Tombol Selfie dan Pengontrol Presentasi

Kedua, kamera ganda dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Galaxy Note 9 masih mempertahankan sensor berkualitas 12 megapiksel untuk masing-masing lensa wide dan telephoto, serta dual-aperture F/2.4 dan F/1.5.

Bedanya, kamera Galaxy Note 9 dilengkapi teknologi kecerdasan buatan alias AI yang mampu mengenali 20 tipe subjek secara cepat. Dengan begitu, penyetelan foto bisa otomatis disesuaikan sehingga hasilnya apik.

Ketiga, performa serba jumbo. Galaxy Note 9 memang masih mengandalkan prosesor yang sama dengan Galaxy S9 Plus, yakni Snapdragon 845 atau Exynos 9810, tergantung wilayah pemasarannya.

Kendati begitu, ada beberapa software yang ditambahkan untuk menunjang performa, yakni AI core (untuk teknologi AI) dan cooling system untuk memastikan smartphone tak cepat panas.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy Note 9

Prosesor yang andal ditemani kapasitas RAM dan ROM jumbo, bisa dipilih antara 6 GB/128 GB dan 8 GB/512 GB. Itu juga masih bisa dimaksimalkan dengan microSD hingga 512 GB. Artinya, kapasitas memori maksimalnya mencapai 1 TB.

Keempat, DeX tanpa Pad atau Station. Sebelumnya, untuk merasakan pengalaman menjajal smartphone di layar desktop harus memerlukan alat tambahan berupa DeX Station atau DeX Pad.

Ketika dihubungkan ke desktop, smartphone pun tak bisa difungsikan karena layarnya pindah ke desktop. Sekarang tak perlu pusing, sebab aplikasi DeX tersedia secara default di Galaxy Note 9.

Pengguna cukup menghubungkan Galaxy Note 9 dengan desktop melalui adapter HDMI, lantas pengalaman DeX pun langsung terasa. Ketika layar sedang terhubung ke desktop, layar Galaxy Note 9 masih tetap bisa dioperasikan secara terpisah.

Kelima, perdana Fortnite untuk Android. Game mobile bergenre battle royale ini memulai debutnya di Galaxy Note 9 dan beberapa lini Galaxy lainnya, sebelum ekspansi meluas ke seluruh perangkat Android yang mumpuni.

Versi beta Fortnite di Galaxy Note 9 mulai ada pekan ini, sementara untuk seluruh Android baru akhir Agustus 2018.

Galaxy Note 9 sudah bisa dipesan melalui berbagai channel. Harganya dipatok mulai Rp 13,5 juta hingga 18 juta. Ketersediaannya di pasaran luas mulai 24 Agustus mendatang. (Baca juga: Samsung Gratiskan Smart TV untuk Pemesan Awal Galaxy Note 9)



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Close Ads X