Ilmuwan Bikin Sistem “GPS” Penjelajah Tubuh Manusia

Kompas.com - 23/08/2018, 14:16 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Teknologi Global Positioning System yang banyak diterapkan di gadget memang praktis. Penggunanya bisa mengetahui lokasi secara presisi dan real time, di manapun di permukaan planet Bumi.

Bagaimana jika teknologi serupa bisa diterapkan untuk melacak posisi alat medis di dalam tubuh manusia?

Itulah konsep di balik sistem bernama ReMix besutan tim peneliti asal Computer Science and Artificial Intelligence Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat.

Cara kerja ReMix bukan dengan mengandalkan koordinat dari konstelasi satelit macam GPS, tapi perangkat pemancar sinyal radio dan penanda (marker) di alat medis di dalam tubuh pasien.

Penanda tadi bersifat pasif, tidak memancarkan gelombang radio sendiri tapi hanya memantulkan sinyal dari perangkat wireless yang ditempatkan di luar tubuh.

Nah, pantulan sinyal inilah yang dilacak untuk mengetahui letak perangkat medis tadi. Tingkat akurasinya mencapai 1,4 cm.

Dalam pengujian dengan binatang, tim peneliti membuktikan implan bisa dilacak dengan akurasi dalam hitungan centimeter. Suatu hari nanti, implan semacam ini bisa dipakai menerapkan obat di area tertentu dalam tubuh.

Penelusuran tubuh pasien pun bisa dilakukan tanpa prosedur invasif yang diterapkan selama ini, seperti pembedahan atau memasukkan tabung kamera (endoskopi).

Namun, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Cnet, Kamis (23/8/2018), untuk sekarang sistem ReMix belum cukup presisi untuk digunakan dalam skenario medis yang membutuhkan akurasi dalam hitungan milimeter.

Untuk meningkatkan akurasi ini, tim peneliti berancana melanjutkan riset dengan kombinasi data tubuh pasien dari sumber lain, seperti magnetic imaging resonance (MRI).



Sumber CNET

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X