Kompas.com - 16/02/2019, 13:53 WIB

KOMPAS.com- Operator seluler XL Axiata mengklaim saat ini telah memiliki total 54,9 juta pelanggan, di mana 43,9 juta atau 80 persen di antaranya sudah menggunakan smartphone. Jumlah pengguna smartphone ini meningkat 15 persen dari periode yang sama di tahun lalu.

Sementara itu, pelanggan yang aktif menggunakan layanan data saat ini mencapai 82 persen dari total pelanggan. XL Axiata masih terus fokus pada pembangunan jaringan 4G LTE di wilayah luar Jawa.

Jaringan XL Axiata mencakup 400 kota/kabupaten dengan jumlah hampir 30.000 BTS 4G hingga akhir tahun 2018. Sementara itu, jaringan 3G ditopang lebih dari 51.000 BTS. Jumlah total BTS milik XL Axiata saat ini diklaim mencapai 118.000 BTS.

Baca juga: 2019, XL Axiata Bakal Perkuat 4G di Sumatera

Peningkatan jaringan di luar Jawa berimbas pada pertumbuhan trafik dan pendapatan data. Hasilnya, wilayah luar Jawa menjadi salah satu kontributor kunci XL Axiata.

Layanan data diklaim berkontribusi besar terhadap total pendapatan XL Axiata. Kontribusi layanan data tumbuh 80 persen per akhir 2018, meningkat dari 69 persen yang dicapai tahun sebelumnya.

Total pendapatan XL Axiata tercatat tumbuh 0,4 persen dari tahun lalu. Pencapaian ini salah satunya didukung oleh penterasi smartphone XL yang disebut meningkat 8 poin persentase menjadi 80 persen pada akhir 2018 dibanding tahun sebelumnya.

Salah satu faktor pendorongnya berasal dari program bundling "XL Xtream" yang menawarkan benefit harga terjangkau. Program ini diklaim XL Axiata mampu mendorong migrasi pelanggan jaringan 2G ke jaringan 4G yang berujung pada pertumbuhan konsumsi layanan data.

Baca juga: XL Go Izi, Kartu Perdana Khusus Modem Harga Rp 5.000 Per 1 GB

Jaringan 2G terus dikurangi menyusul pelanggan di jaringan tersebut yang kian menurun. XL Axiata juga mencatat kerugian sebesar Rp 3,3 triliun yang disebabkan beban biaya penyusutan yang dipercepat.

Dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Sabtu (16/2/2019), setelah dinormalisasi pada akhir tahun 2018, rugi bersih XL Axiata mencapai Rp 9 miliar.

Beban penyusutan diakibatkan oleh pengurangan jaringan 2G yang telah dimatikan, dibongkar, dan usang atau tidak lagi digunakan.

XL Axiata berencana memoderenisasi jaringan dengan memperbarui sebagian besar spektrum yang sebelumnya digunakan 2G akan dialokasikan untuk 4G.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Software
Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Hardware
Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Software
5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Internet
2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas 'Stalking'

2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas "Stalking"

e-Business
Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

e-Business
Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.