Menjajal Kamera Galaxy S10+ di San Francisco, Sebagus Apa Hasilnya?

Kompas.com - 26/02/2019, 08:08 WIB
Galaxy S10 Plus, varian warna putih.
KOMPAS.com/ OIK YUSUFGalaxy S10 Plus, varian warna putih.

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya di seri Galaxy S, Samsung menyematkan tiga kamera (triple-camera) sekaligus di punggung Galaxy S10 dan Galaxy S10+. 

Dua di antaranya adalah kamera 12 megapiksel. Pertama untuk lensa wide bersudut pandang 77 derajat (variable aperture f/1.5 atau f/2.4). Lantas yang kedua untuk lensa short telephoto bersudut pandang 45 derajat (f/2.4). 

Baca juga: Harga Samsung Galaxy S10, S10 Plus, dan S10e di Indonesia

Masing-masing dibekali OIS dan bukan inovasi baru karena sudah hadir di Galaxy S9. Yang baru adalah kamera ketiga beresolusi 16 megapiksel dengan lensa ultra-wide yang mampu menangkap sudut pandang 123 derajat (f/2.2). 

Kamera ultra-wide di Galaxy S10+ memiliki sudut pandang yang jauh lebih lebar dibandingkan dengan kamera wide.  

Kamera super lebar ini memiliki perspektif unik yang akan terasa manfaatnya ketika memotret pemandangan luas dan interior bangunan. 

Kamera ultra-wide Galaxy S10 Plus ideal untuk menangkap pemandandan luas seperti di Taman Dolores ini (foto kiri), atau menangkap obyek dari jarak dekat dengan perspektif unik.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Kamera ultra-wide Galaxy S10 Plus ideal untuk menangkap pemandandan luas seperti di Taman Dolores ini (foto kiri), atau menangkap obyek dari jarak dekat dengan perspektif unik.

Baca juga: 8 Fitur Galaxy S10 yang Hadir untuk Pertama Kalinya di Samsung

Fungsi scene recognition berbasis kecerdasan buatan (AI) pun diperluas. Galaxy S10+ kini sanggup mengenali 30 jenis obyek dan melakukan pengaturan parameter pemotretan secara otomatis untuk hasil maksimal. 

Kamera short telephoto (12 megapiksel, 45 derajat) di Galaxy S10 Plus memiliki perspektif yang netral sehingga bisa dipakai menangkap obyek-obyek tanpa distorsi yang kentara. Masih mumpuni pula untuk foto landscape.
KOMPAS.com/ OIK YUSUF Kamera short telephoto (12 megapiksel, 45 derajat) di Galaxy S10 Plus memiliki perspektif yang netral sehingga bisa dipakai menangkap obyek-obyek tanpa distorsi yang kentara. Masih mumpuni pula untuk foto landscape.
Fitur Live Focus untuk simulasi bokeh ikut dipermak dan sekarang bisa membuat efek radial/ spin blur. Ada pula fitur color point untuk membuat foto menjadi monokrom, kecuali subyek utama yang berwarna. 

Di sisi depan, unit kamera selfie Galaxy S10+ ada dua (dual-camera). Masing-masing berkualitas 10 megapiksel (f/1.9) dan 8 megapiksel yang berfungsi sebagai depth sensor.

KompasTekno menjajal kebolehan Galaxy S10 untuk mengabadikan berbagai obyek menarik di kota San Francisco, Amerika Serikat, setelah acara peresmiannya pekan lalu. Hasil-hasil jepretannya bisa dilihat di tautan berikut. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X