Studio Kreatif YouTube Pop-up Space Kembali Dibuka di Jakarta

Kompas.com - 30/04/2019, 14:21 WIB
Ilustrasi YouTube Pop-up Space KOMPAS.com/ WAHYUNANDA KUSUMA PERTIWIIlustrasi YouTube Pop-up Space

JAKARTA, KOMPAS.com - YouTube kembali membuka YouTube Pop-Up Space di Indonesia. Kali ini, studio kreatif tersebut berlokasi di Mal Kota Kasablanka lantai 4, Jakarta.

"Dengan Pop-up Space ini kami ingin membuat ruang secara fisik untuk memfasilitasi kreativitas Anda (kreator)", papar Moe Inaki, Head of APAC, YouTube Social Media Marketing Analytics dalam pembukaan YouTube Pop-Up Space di Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Berbeda dengan tahun lalu, YouTube Pop-up Space tahun ini akan berlangsung lebih lama, mulai tanggal 29 April Hingga 3 Mei 2019. Tahun sebelumnya, Pop-up Space hanya digelar selama tiga hari saja.

Baca juga: YouTube Kini Juga Mengukur Kualitas Konten Video

"Untuk tahun ini lebih lama karena digabung dengan (YouTube) Next Up Camp dan Music Session," jelas Chris  Schremp, Director of YouTube Global Creator & Artist.


Moe Inaki, Head of APAC, YouTube Social Media Marketing Analytics (kiri), dan Chris Schremp, Director of YouTube Global Creator and Artist, dalam pembukaan YouTube Pop-Up Space di Jakarta, Selasa (30/4/2019). KOMPAS.com/ WAHYUNANDA KUSUMA PERTIWI Moe Inaki, Head of APAC, YouTube Social Media Marketing Analytics (kiri), dan Chris Schremp, Director of YouTube Global Creator and Artist, dalam pembukaan YouTube Pop-Up Space di Jakarta, Selasa (30/4/2019). 
YouTube Next Up Camp adalah kompetisi yang dibuka khusus untuk para kreator pemula dari seluruh Indonesia.

Ada 12 kreator dari ratusan pendaftar yang ikut serta sejak pembukaan pendaftaran bulan Januari lalu.

Sementara itu, YouTube Music Session dikhususkan bagi para kreator kategori konten musik untuk melakukan produksi yang sepenuhnya ditanggung oleh YouTube.

Sayangnya, untuk jumlah studio yang tersedia tahun ini agak berkurang, yakni hanya dua buah dibandingkan tiga buah tahun lalu.

Kedua studio itu ditujukan untuk kreator musik dan non-musik, termasuk kreator yang ingin membuat konten edisi khusus Ramadhan.

"Alasan dasarnya lebih karena keterbatasan tempat dibanding tahun lalu," tutur Moe.

Pelatihan monetisasi hingga kesehatan jiwa
 
Tidak hanya tempat, YouTube juga memfasilitasi perlengkapan produksi profesional. Selain itu, YouTube juga nenyediakan beragam workshop dan sesi diskusi dengan beberapa pakar.

Ada tiga kelas yang dibuka dan bisa diikuti oleh para kreator berdasarkan jumlah subscriber kanal masing-masing.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X