Ingin Beli Ponsel Baru, Orang Indonesia Butuh 14 Hari untuk Pikir-pikir

Kompas.com - 13/05/2019, 18:22 WIB
Seorang calon pembeli smartphone di gerai Erafone di Jakarta. KOMPAS.com/Reska K. NistantoSeorang calon pembeli smartphone di gerai Erafone di Jakarta.

Bisa berbeda

Kendati demikian, Djatmiko Wardoyo, Direktur Marketing Komunikasi PT Erajaya Swasembada (Erafone), salah satu retailer terbesar di Indonesia, menyebut survei itu bisa berbeda di lapangan.

Baca juga: Mau Ganti Smartphone Baru, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini

"Di lapangan yang kita lihat berbeda di beberapa hal," kata pria yang akrab disapa Koko itu.

"Karena dalam 14 hari, sudah ada 3-5 produk lagi yang keluar, dia (konsumen) nanti tambah pusing lagi. Buat saya pribadi, waktu 14 hari untuk mempertimbangkan beli handphone itu terlalu lama," sambungnya.

Sayangnya, Yudis tidak menjelaskan secara spesifik apakah pertimbangan ini berlaku untuk semua segmen smartphone, atau hanya segmen tertentu saja. Ia juga tidak menjabarkan lebih rinci demografi terkait survei yang dilakukan.

Survei ini dilakukan Google secara online dengan melibatkan 1.730 responden di atas 18 tahun. Target responden adalah mereka yang telah membeli smartphone dalam tiga bulan terakhir.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X