Google Tak Akan Bikin Tablet Lagi

Kompas.com - 24/06/2019, 12:10 WIB
Tablet Chrome OS Google Pixel Slate beserta aksesori keyboard dan stylus yang dijual terpisah. GoogleTablet Chrome OS Google Pixel Slate beserta aksesori keyboard dan stylus yang dijual terpisah.

KOMPAS.com - Pernah mendengar nama Pixel Slate? Pixel Slate adalah produk tablet yang diproduksi secara mandiri oleh Google, sama seperti Pixelbook. 

Pixel Slate diperkenalkan pada Oktober 2018, dan kemudian dirilis satu bulan setelahnya. Meski tergolong baru, Google kabarnya akan menghentikan produksi tablet tersebut.

Hal itu diutarakan oleh salah satu petinggi Google. Rick Osterloh, yang menjabat sebagai Wakil Presiden Senior Perangkat dan Layanan Google. Melalui akun Twitternya, Osterloh mengatakan bahwa Google sudah menyerah di pasar tablet.

Ia menegaskan bahwa Google hanya akan fokus pada pembuatan laptop. Namun meski menyatakan tak akan lagi membuat tablet, bukan berarti Google kemudian berhenti mendukung mitra bisnisnya yang memproduksi tablet Android.

Baca juga: Samsung Klaim Jadi Penguasa Pasar Tablet di Indonesia

"Tim hardware google hanya akan fokus untuk membuat laptop. Tapi jangan salah, tim Android & Chrome OS berkomitmen 100 persen untuk jangka panjang, bekerja dengan mitra kami dalam memproduksi tablet untuk semua segmen pasar (konsumen, perusahaan, edu)," kata Rick.

Tak hanya itu, dikutip KompasTekno dari Computerworld, Senin (24/6/2019), kabarnya Google juga menghentikan pengembangan tablet baru yang semula diproyeksikan bakal jadi penerus dari Pixel Slate.

Pixel Slate sendiri merupakan tablet pertama dan jadi satu-satunya yang diproduksi oleh Google. Ketika pertama kali diluncurkan, tablet ini mendapat ulasan yang biasa saja, dan tidak dilihat sebagai perangkat yang istimewa oleh para reviewer.

Dari segi spesifikasi perangkat keras, Pixel Slate memang bisa bersaing dengan tablet lain seperti Surface buatan Microsoft maupun iPad bikinan Apple.

Namun yang menjadi sasaran kritikan adalah sistem operasi yang digunakan yakni Chrome OS. Sistem operasi ini dinilai belum siap untuk bersaing dan belum matang.

Baca juga: Beredar, Penampakan Tablet Lipat Xiaomi

Nasib Pixel Slate sangat berbeda dengan produk laptop mereka, Google PixelBook. Meski sama sama menggunakan Chrome OS, PixelBook lebih banyak mendapat tanggapan positif. Bahkan kabarnya, Google bakal merilis Pixelbook 2 pada akhir 2019 ini.

Pixel Slate sendiri adalah perangkat tablet dengan layar selebar 12,3 inci. Resolusinya 3.000 x 2.000 piksel (aspect ratio 3:2), dengan tingkat kepadatan piksel 293 ppi yang diklaim tertinggi untuk ukuran tablet premium 12 inci.

Spesifikasi Pixel Salte mencakup prosesor Intel Core generasi ke-8 (hingga Core i7), dipadukan dengan RAM hingga 16 GB dan media penyimpanan SSD hingga 256 GB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X