Dengan Chip A13 Bionic, iPhone 11 Diklaim Kalahkan Galaxy S10

Kompas.com - 12/09/2019, 13:07 WIB
Ilustrasi kemampuan chipset Apple A13 Bionic YouTube/AppleIlustrasi kemampuan chipset Apple A13 Bionic
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Apple baru saja merilis trio iPhone terbaru untuk tahun 2019 dengan nama iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max.

Ketiga smartphone teranyar dari Apple itu dibekali dengan chip terbaru hasil rancangannya sendiri, yaitu A13 Bionic.

Chip ini diklaim oleh Apple sebagai System-on-Chip (SoC) dengan prosesor (CPU) dan pengolah grafis (GPU) tercepat yang pernah ada di smartphone.

Baca juga: Apple iPhone 11 Resmi Meluncur

Bahkan, pada saat peluncuran ponsel iPhone 11, performa chip A13 Bionic dibandingkan dengan performa sederet System-on-Chip (SoC) yang menjadi dapur pacu ponsel-ponsel Android masa kini.

Slide presentasi Apple memperlihatkan performa CPU dan GPU A13 Bionic di iPhone 11 jauh melebihi performa Galaxy S10 Plus (Snapdragon 855), Huawei P30 Pro (Kirin 980), dan Google Pixel 3 (Snapdragon 845).

Ilustrasi performa CPU chipset Apple A13 BionicYouTube/Apple Ilustrasi performa CPU chipset Apple A13 Bionic

Performa GPU A13 Bionic milik iPhone 11 juga diklaim lebih baik dibandingkan seluruh ponsel flagship Android tadi.

Sementara itu, dibandingkan chip Apple sebelumya, A12 Bionic di iPhone XR, kinerja CPU dan GPU A13 Bionic juga terlihat meningkat.

Kendati begitu, tidak disebutkan secara detail berapa persen persisnya selisih kinerja antara Apple A13 Bionic dengan ketiga ponsel flagship Android tadi.

Baca juga: iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max Diperkenalkan, Punya Tiga Kamera Belakang

Apple hanya menampilkan grafik batang yang seolah menampakkan gap kinerja cukup jauh, tapi kenyataannya belym tentu seperti itu.

Machine learning dan hemat daya

Chip A13 Bionic, menurut Apple, mengusung sejumlah peningkatan dibanding produk terdahulu, termasuk dalam hal machine learning untuk pemrosesan AI dan efisiensi daya.

Pada aspek kemampuan machine learning, A13 Bionic dibekali dengan dedicated machine learning accelerators yang berfungsi untuk mempercepat proses AI. Apple mengklaim A13 sanggup melakukan hingga 1 triliun operasi per detik.

Ilustrasi kemampuan GPU Apple A13 BionicYouTube/Apple Ilustrasi kemampuan GPU Apple A13 Bionic
"Ini menjadikan iPhone 11 Pro sebagai platform machine learning terbaik yang ada di smartphone," kata Vice President of Silicon Engineering Apple, Sribalan Santhanam, di panggung peluncuran iPhone 11 di Cupertino, AS, Selasa (10/9/2019) pagi waktu setempat.

Selain itu, chip A13 Bionic juga disebut memiliki efisiensi daya yang tinggi. Santhanam mengklaim bahwa SoC tersebut merupakan chip yang paling hemat daya di industri smartphone.

A13 Bionic ini bisa hemat daya lantaran dibuat dengan teknologi fabrikasi 7 nanometer (nm) generasi kedua dengan jumlah transistor hingga 8,5 miliar.

Baca juga: Ini Harga dan Spesifikasi iPhone 11, iPhone 11 Pro, Serta iPhone 11 Pro Max

Desain arsitekturnya sendiri masih serupa dengan generasi sebelumnya, yaitu masih dibekali dengan enam buah core CPU yang terdiri dari dua inti berkinerja tinggi dan empat inti hemat daya.

Kendati begitu, CPU yang tertanam di A13 Bionic sendiri diklaim lebih kencang hingga 20 persen dibanding generasi terdahulu, tapi justru lebih hemat daya hingga 40 persen.

Chip ini juga dibekali dengan GPU empat inti yang performanya disebutkan 20 persen lebih baik dan 40 persen lebih hemat daya pula jika dibandingkan dengan produk pendahulunya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X