Dianggap Melanggar HAM, Perusahaan CCTV China Diblokir AS

Kompas.com - 13/10/2019, 12:13 WIB
Ilustrasi kantor HikVision CnetIlustrasi kantor HikVision

KOMPAS.com - Perang dagang antara Amerika Serikat ( AS) dan China semakin memanas. Setelah Huawei yang lebih dulu masuk daftar " Entity List", pekan ini Presiden AS, Donald Trump, menyeret 8 perusahaan lain ke daftar tersebut.

Untuk diketahui, Entity List merupakan daftar nama perusahaan yang dilarang berbisnis dengan perusahaan asal AS. Dengan kata lain, para perusahaan yang tercantum di dalam daftar ini tidak bisa menjual produknya serta mendapatkan komponen dari dan ke AS.

Sejumlah perusahaan asal China yang diblokir Trump ini juga bukan perusahaan ecek-ecek.

Sekitar dua perusahaan yang diblokir AS bergerak di bidang penyedia alat keamanan dan CCTV ternama yang berasal dari China, mencakup HikVision Digital Technology dan Zhejiang Dahua Technology.

Baca juga: Trump Berhak Larang Perusahaan AS Berbisnis dengan China

Ada pula dua perusahaan rintisan (start-up) yang fokus di bidang Artificial Intelligence (AI), seperti SenseTime Group dan Megvii Technology.

Tiga perusahaan lainnya mencakup IFLYTEK, Xiaoemn Meiya Pico Infomation, Yixin Science and Technology.

Tidak hanya itu, AS juga memasukkan sekitar 20 perusahaan milik pemerintah, seperti biro keamanan umum Xinjiang dan sekolah polisi Xinjiang.

Lalu, mengapa mereka bernasib sama dengan Huawei? Apakah mereka diduga memata-matai AS dan dan disebut membahayakan keamanan nasional?

Diduga melanggar hak asasi manusia

Berdasarkan keterangan dari pemerintah AS yang dilansir KompasTekno dari Bloomberg, Minggu (12/10/2019), sejumlah perusahaan ini diduga telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap minoritas warga muslim di daerah Xinjiang, termasuk umat muslim Uighurs, Kazhaks, dan sejumlah umat muslim lainnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Bloomberg
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X