Pendiri Telegram Ajak Hapus WhatsApp dari Ponsel

Kompas.com - 25/11/2019, 15:06 WIB
Ilustrasi WhatsApp PhoneArenaIlustrasi WhatsApp
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Pendiri Telegram, Pavel Durov, menyerukan ajakan untuk menghapus WhatsApp dari ponsel. Ajakan menghapus aplikasi pesan instan pesaingnya itu bukan tanpa alasan.

Dalam sebuah wawancara, Durov mengatakan WhatsApp bukan saja gagal melindungi pesan yang dikirim, namun juga seringkali dipakai sebagai "trojan" alias didompleng program jahat untuk mengintai konten di luar WhatsApp milik pengguna.

Konten-konten tersebut termasuk koleksi foto, video, dan file yang tersimpan di dalam smartphone.

"Hapus saja WhatsApp dari ponsel, kecuali Anda tidak keberatan foto-foto dan pesan Anda dipublikasikan suatu saat nanti," kata Durov di kanal Telegramnya yang diikuti 335.000 akun.

Baca juga: Bos Telegram Sebut WhatsApp Tidak Akan Pernah Aman

CEO Telegram Pavel Durov bertemu Menkominfo Rudiantara, Selasa (1/8/2017) siang@rudiantara_id CEO Telegram Pavel Durov bertemu Menkominfo Rudiantara, Selasa (1/8/2017) siang
Pengguna aktif bulanan Telegram saat ini mencapai 200 juta, seperti dihimpun KompasTekno dari Forbes, Senin (25/11/2019). Jumlah itu masih jauh di bawah WhatsApp yang pengguna aktif bulanannya mencapai angka 1,6 miliar.

Mungkin karena jumlah pengguna yang relatif sedikit dibanding WhatsApp, Telegram termasuk jarang menjadi obyek peretasan atau pembobolan keamanan, seperti yang dialami WhatsApp.

Baca juga: Pengguna Aktif Telegram Tembus 200 Juta, Pavel Durov Sindir Facebook

Durov sendiri sebelumnya dikenal sering mengumbar kelemahan-kelemahan WhatsApp, atau lubang keamanan yang baru terungkap, sebagai sarana untuk mempromosikan Telegram.

Pengguna WhatsApp sendiri minggu lalu juga baru saja diminta untuk memperbarui aplikasi, menyusul ditemukannya sebuah bug yang memungkinkan hacker membobol akun melalui kiriman file video.

Baca juga: WhatsApp Ternyata Bisa Diretas lewat Kiriman File Video

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Forbes
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X