Netflix Jelaskan Kenapa Tidak Ada Iklan di Layanan

Kompas.com - 23/01/2020, 14:45 WIB
Ilustrasi Netflix di smartphone. BloombergIlustrasi Netflix di smartphone.

KOMPAS.com - Platform streaming, baik itu film atau musik, biasanya memiliki dua skema berlangganan. Mereka akan menyediakan pilihan berlangganan gratis dengan subsidi iklan, atau membayar untuk menikmati konten tanpa iklan.

Strategi ini biasanya digunakan untuk menarik lebih banyak pelanggan. Namun, tidak dengan Netflix.

Perusahaan video on demand asal Amerika Serikat ini enggan menggunakan skema "gratisan". Alasannya, menggunakan skema iklan seperti itu akan merusak proporsi Netflix sebagai brand bebas iklan.

Selain itu, CEO Netflix, Reed Hastings mengatakan membangun bisnis iklan untuk platform digital cukup menantang, karena harus melibatkan raksasa iklan online yang sudah ada seperti Google, Facebook, dan Amazon. Menggunakan jasa mereka pun tidak murah.

Baca juga: Pelanggan Netflix Bertambah 8 Juta dalam 4 Bulan

"Mereka mengintegrasikan data dari berbagai sumber. Untuk bisa bertahan dengan raksasa-raksasa itu, Anda harus mengeluarkan biaya sangat besar untuk melacak lokasi dan hal-hal lain yang tidak ingin kami lakukan," jelas Hastings.

Apalagi, regulator di Eropa dan Amerika Serikat beberapa tahun belakang cukup ketat mengawasi pergerakan perusahaan internet raksasa, seperti Google dan Facebook, terkait penggunaan data pribadi.

Google dan Facebook juga sempat dikenai denda, karena terbukti lalai melindungi data pribadi pengguna.

Hastings juga ingin Netflix yang identik dengan slogan "Netflix and Chill", tetap menjadi platform hiburan yang menyenangkan, tanpa risiko mengganggu data pribadi pengguna.

"Kami ingin menjadi "tempat" istirahat di mana Anda bisa bereksplorasi, bisa terstimulasi, bahagia, santai, dan relaks, tanpa ada kontroversi ekploitasi pengguna dengan munculnya iklan," kata Hastings, dihimpun KompasTekno dari Business Insider, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: Telkom Ungkap Alasan Netflix Masih Diblokir

Prinsip ini berbeda dengan yang dilakukan pesaingnya, seperti Hulu yang justru sukses membangun bisnis iklannya. Netflix pun punya strategi sendiri untuk meningkatkan pendapatan selain dari berlangganan.

Salah satunya adalah membuat tim produk konsumer yang bekerja sama dengan merek lain seperti Ben & Jerry, atau Nike untuk mempromosikan Netflix.

Mereka juga melakukan co-marketing dengan beberapa merek, seperti Baskin-Robbins dan Burger King untuk melakukan penempatan produk di film original Netflix.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X