Membedah Jual Beli Akun Premium "Tak Resmi" Netflix dan Spotify

Kompas.com - 07/07/2020, 12:01 WIB
Ilustrasi platform streaming Netflix dan Spotify. ShutterstockIlustrasi platform streaming Netflix dan Spotify.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

Paket tersebut, seperti namanya, memungkinkan seorang pengguna mengajak beberapa pengguna lainnya untuk "urunan" demi mendapatkan benefit dari satu akun yang sama. Jadi, satu akun bisa dipakai oleh beberapa orang sekaligus dengan profil masing-masing.

Tagihannya sendiri nantinya bakal digabungkan menjadi satu pembayaran, dan biasanya memang lebih murah ketimbang paket berlangganan pribadi (personal).

"(Berlangganan) ini sistem family, jadi dimasukkan manual satu per satu. Kami di sini jadi manajer akun yang bisa memasukkan beberapa akun ke satu family (keluarga)," ujar AP kepada KompasTekno, Rabu (24/6/2020).

Baca juga: Pengakuan Penjual Akun Premium Netflix dan Spotify, Lebih Murah dari Resmi

AP tidak menjelaskan rahasia di balik harga murah yang ditawarkan. Namun, ia mengklaim bahwa layanan premium yang dijualnya legal, alias bukan abal-abal yang memanfaatkan benefit free trial atau aplikasi Android (APK) non-resmi.

Lebih lanjut, AP sendiri menyediakan jasa upgrade akun pribadi, dari reguler (basic/free) ke premium, serta menjual akun baru yang sudah mendapatkan benefit premium.

Apabila pembeli ingin pakai akun pribadi yang sebelumnya sudah dibuat, maka mereka perlu memberikan informasi alamat e-mail dan kata sandi (password) kepada AP. Sebaliknya, pembeli tidak perlu memberikan informasi semacam itu jika mereka membeli akun baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait pemberian data pribadi, AP mengklaim bahwa seluruh data yang diberikan kepadanya dijamin tersimpan dengan aman. "(Informasi pribadi) aman karena saya sendiri yang mengerjakan, jadi data disimpan dan aman," klaim AP.

Bahaya mengintai

Kendati menggiurkan karena murah, praktisi keamanan siber Vaksin.com, Alfons Tanujaya, mengungkap bahwa ada sejumlah bahaya yang bisa saja mengintai pembeli layanan premium dari pihak ketiga non-resmi ini.

Salah satunya adalah peluang phising yang digunakan untuk mencuri informasi penting pengguna, seperti e-mail, username, password, dan sebagainya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.