Xiaomi Dikabarkan Gandeng MediaTek untuk Bikin Chip Smartphone Sendiri

Kompas.com - 06/07/2020, 09:23 WIB
Logo Xiaomi terpajang di kantor pusat Xiaomi Indonesia yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. YUDHA PRATOMO/KOMPAS.comLogo Xiaomi terpajang di kantor pusat Xiaomi Indonesia yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

KOMPAS.com -  Xiaomi dikenal menggunakan System-on- Chip buatan MediaTek di sejumlah produk smartphone besutannya. Ke depan, dua pabrikan ini kemungkinan bakal mempererat kemitraannya dengan bekerja sama membuat  chip untuk ponsel.

Menurut kabar yang beredar dari media sosial Weibo di China, Xiaomi dan MediaTek belakangan memang semakin "mesra". Keduanya dirumorkan sedang menyiapkan sebuah chip custom untuk disematkan di ponsel buatan Xiaomi.

Sebelumnya, ponsel Xiaomi beberapa kali menjadi produk pertama yang mengusung chip baru dari MediaTek. Misalnya saja Redmi Note 8 Pro keluaran 2019 yang sekaligus menandai debut chip Helio G90T buatan MediaTek.

Baca juga: Tahun Depan, Ponsel Flagship Xiaomi Bakal lebih Mahal?

Kemudian Redmi 10X menjadi ponsel pertama yang mengedepankan SoC Dimensity 820. Tahun ini pun, chip Dimensity 1000+ dari MediaTek disinyalir bakal hadir di smartphone Redmi.

Jadi, mungkin tak aneh kalau Xiaomi dan MediaTek bergandeng tangan mengembangkan chip smartphone, meskipun kabar ini belum tentu benar, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GizChina, Senin (6/7/2020).

Kenapa Xiaomi ingin mengembangkan chip ponsel sendiri? Salah satu faktor motivasinya diduga berkaitan dengan nasib Huawei yang menjadi kesulitan setelah namanya dimasukkan daftar hitam entity list oleh pemerintah AS.

Baca juga: AS Keluarkan Aturan Baru yang Bakal Persulit Chipset Huawei

Bukan hanya tak dibolehkan memasang layanan dan aplikasi Google di ponsel, Huawei pun dijegal oleh AS dalam persoalan manufaktur chip buatannya di pabrik Taiwan Semiconductor Manufacturing Company.

Dengan membuat chip sendiri, Xiaomi disinyalir bisa mengurangi ketergantungan terhadap perusahaan AS, seperti Qualcomm yang produk chip Snapdragon buatannya banyak dipakai di ponsel China.



Sumber GizChina
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X