Google Kirim Dana Bantuan Rp 261 Miliar untuk Perangi Covid-19 di India

Kompas.com - 26/04/2021, 13:10 WIB
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Situasi di India semakin mengkhawatirkan setelah terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19. Selama beberapa hari belakangan, tercatat sebanyak 349.691 kasus dengan 2.767 kematian baru.

Kondisi ini membuat raksasa teknologi Google memberikan bantuan. Google menggelontorkan dana sebesar 135 crore rupee atau sekitar Rp 261 miliar (kurs 1 crore rupee = Rp 1,9 miliar) untuk melawan krisis yang tengah terjadi di India.

Bantuan tersebut turut disampaikan oleh CEO Alphabet dan Google Sundar Pichai, melalui akun Twitter-nya.

Baca juga: India Blokir Permanen 59 Aplikasi Buatan China, Termasuk TikTok, WeChat, dan PUBG

Dalam kicauannya, pria kelahiran India tersebut mengatakan bahwa dana bantuan tersebut akan diberikan ke dua lembaga yang berbeda, dan nantinya akan diteruskan ke masyarakat India yang membutuhkan.

Dua lembaga yang dimaksud Pichai adalah platform donasi lokal GiveIndia.org, serta lembaga internasional untuk anak-anak di seluruh dunia, UNICEF.

Tidak disebutkan berapa porsi yang akan dibagi ke GiveIndia, begitu juga ke UNICEF. Nantinya, GiveIndia bertugas untuk meneruskan dana sumbangan Google secara langsung ke sejumlah keluarga yang paling terdampak.

Sementara itu, UNICEF akan menyediakan berbagai kebutuhan kesehatan untuk memerangi Covid-19 di negara tersebut, seperti obat-obatan, alat tes Covid-19, alat bantu oksigen, dan lain sebagainya.

Baca juga: Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk 17 Pelaku Ekonomi Kreatif, Termasuk YouTuber dan Programer

Tak hanya Google, CEO Microsoft, Satya Nadella juga mengunggah sebuah kicauan di Twitter untuk menyatakan dukungan pada kampung halamannya tersebut.

Pria berdarah India-Amerika Seriakt ini memastikan akan menggunakan berbagai teknologi bikinannya, serta bantuan finansial untuk pasien Covid-19.

Situasi di India

India saat ini melaporkan rekor dunia kasus infeksi Covid-19 harian selama empat hari berturut turut dengan lebih dari 300.000 kasus per hari, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari NDTV, Senin (26/4/2021).

Terbaru, India mengonfirmasi 349.691 kasus pada Minggu (25/4/2021) dengan 2.767 kematian baru. Kondisi seperti ini membuat banyak rumah sakit kehabisan oksigen dan tempat tidur.

Karena cukup mengkhawatirkan, sejumlah negara, seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, China, Perancis, Rusia, dan lain sebagainya turut memberikan bantuannya kepada India untuk melewati krisis tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber NDTV
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.