Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Profesi Bidang IT yang Banyak Dicari 5 Tahun ke Depan

Kompas.com - 21/06/2021, 10:03 WIB
Wahyunanda Kusuma Pertiwi,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

Sumber WEForum

KOMPAS.com - Pad 2025 mendatang, World Economic Forum memperkirakan ada 85 juta pekerjaan yang selama ini ditangani tenaga manusia yang akan digantikan oleh mesin.

Selain itu, dalam laporan The Future of Jobs Report 2020, diperkirakan ada 97 juta pekerjaan baru yang akan muncul, di mana peran tersebut akan lebih disesuaikan pada kombinasi antara tenaga manusia, mesin, dan algoritma.

Dalam lima tahun terakhir, WEF juga meneliti pekerjaan apa yang kira-kira banyak dibutuhkan hingga 5 tahun ke depan, termasuk di bidang informasi dan teknologi (IT)..

Baca juga: Pekerjaan Data Cleaning Diprediksi Akan Marak di Indonesia pada 2020

Ada beberapa pekerjaan di bidang informasi dan teknologi (IT) yang diprediksi akan terus meningkat, seperti analis data, ilmuwan, spesialis AI dan machine learning, teknisi robotik, pengembang software dan aplikasi, dan juga spesialis transformasi digital.

Pekerjaan seperti spesialis otomasi proses, analis keamanan informasi Internet of Things (IoT), juga tercatat mulai muncul dan semakin banyak dibutuhkan.

Tangkapan layar pekerjaan di bidang IT yang semakin banyak diminati (kiri) dan pekerjaan yang semakin kurang dibutuhkan (kanan) dalam laporan World Economics Forum: The Future of Jobs Report 2020 World Economics Forum Tangkapan layar pekerjaan di bidang IT yang semakin banyak diminati (kiri) dan pekerjaan yang semakin kurang dibutuhkan (kanan) dalam laporan World Economics Forum: The Future of Jobs Report 2020
Di beberapa industri khusus juga muncul beberapa peran baru. Seperti teknisi material di sektor otomotif, spesialis e-commerce dan sosial media di sektor konsumer, teknisi energi terbarukan di sektor energi.

Selain itu ada pula teknisi teknologi finansial (tekfin) di sektor layanan keuangan, ahli biologi dan genetika di bidang kesehatan, dan juga ilmuwan penginderaan jauh serta teknisi pertambangan dan logam.

Baca juga: 3 Bidang Pekerjaan yang Disarankan Bill Gates bagi Sarjana Lulusan Tahun Ini

Sebaliknya, pada tahun 2025 beberapa peran diprediksi akan mulai kurang dibutuhkan. Beberapa pekerjaan itu di antaranya adalah entri data panitera, sekretaris administrasi dan eksekutif.

Selain itu ada pula panitera akuntansi pembukuan dan penggajian, akuntan dan auditor, buruh pabrik, layanan bisnis dan manajer administrasi.

Munculnya peran-peran baru itu, dikutip KompasTekno dari WEForum, Senin (21/6/2021), mencerminkan percepatan otomatisasi sekaligus peningkatan risiko keamanan siber. Adopsi teknologi merupakan keniscayaan dan sulit terelakkan.

Kendati demikian, teknologi tidak serta merta menggantikan peran manusa sepenuhnya.
Justru, teknologi tetap memunculkan beberapa peluang pekerjaan baru seperti yang dipaparkan di atas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Sennheiser Momentum True Wireless 4 Masuk Indonesia, TWS Flagship Rp 5 Juta

Sennheiser Momentum True Wireless 4 Masuk Indonesia, TWS Flagship Rp 5 Juta

Gadget
Chip Mediatek Dimensity 9300 Plus Resmi, Lebih Ngebut dan AI Lebih Pintar

Chip Mediatek Dimensity 9300 Plus Resmi, Lebih Ngebut dan AI Lebih Pintar

Hardware
Smartwatch Huawei Watch Fit 3 Meluncur, Desain Mirip Apple Watch

Smartwatch Huawei Watch Fit 3 Meluncur, Desain Mirip Apple Watch

Gadget
Apple Pencil Pro Meluncur, Bawa Fitur Meremas dan 'Haptic Feedback'

Apple Pencil Pro Meluncur, Bawa Fitur Meremas dan "Haptic Feedback"

Gadget
Pixel 8A Meluncur, Ponsel 'Murah' Google dengan Layar 120 Hz

Pixel 8A Meluncur, Ponsel "Murah" Google dengan Layar 120 Hz

Gadget
Foto Deepfake Rihanna dan Katy Perry Hadiri Met Gala 2024 Viral di X Twitter

Foto Deepfake Rihanna dan Katy Perry Hadiri Met Gala 2024 Viral di X Twitter

Internet
Chip Apple M4 Meluncur, Genjot AI dengan Neural Engine Lebih Kencang

Chip Apple M4 Meluncur, Genjot AI dengan Neural Engine Lebih Kencang

Hardware
Mengenal Transsion, Perusahaan HP China Induk Infinix, Tecno, dan Itel

Mengenal Transsion, Perusahaan HP China Induk Infinix, Tecno, dan Itel

e-Business
Riset Canalys: Pasar Tablet Naik Tipis, Apple Masih Teratas

Riset Canalys: Pasar Tablet Naik Tipis, Apple Masih Teratas

e-Business
Pertama Kali, Sinyal Bluetooth Bisa Dikirim ke Satelit 600 Km di Orbit

Pertama Kali, Sinyal Bluetooth Bisa Dikirim ke Satelit 600 Km di Orbit

Internet
Tablet Apple iPad Air 2024 Meluncur, Ada Model Layar 13 Inci dan Pakai Chip M2

Tablet Apple iPad Air 2024 Meluncur, Ada Model Layar 13 Inci dan Pakai Chip M2

Gadget
iPad Pro 2024 Meluncur, Tablet Apple Paling Tipis dan Pakai Chip M4

iPad Pro 2024 Meluncur, Tablet Apple Paling Tipis dan Pakai Chip M4

Gadget
Cara Atur Margin dan Ukuran Kertas di Google Docs

Cara Atur Margin dan Ukuran Kertas di Google Docs

Software
Cara Membuat Abstrak Otomatis dengan Mudah dan Cepat, Bisa buat Skripsi, Jurnal, dll

Cara Membuat Abstrak Otomatis dengan Mudah dan Cepat, Bisa buat Skripsi, Jurnal, dll

e-Business
Jadwal Maintenance 'Honkai Star Rail' Versi 2.2, Siap-siap Ada Karakter Baru

Jadwal Maintenance "Honkai Star Rail" Versi 2.2, Siap-siap Ada Karakter Baru

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com