Samsung Uji Coba Jaringan 6G, Download Tembus 6 Gigabit per Detik

Kompas.com - 18/06/2021, 14:41 WIB
ilustrasi Samsung reuters.comilustrasi Samsung

KOMPAS.com - Belum rampung jaringan 5G merata di penjuru dunia, Samsung sudah melangkah lebih jauh dengan mendemonstrasikan uji coba prototipe jaringan 6G.

Yang menarik, Samsung melakukan uji coba ini menggunakan spektrum frekuensi 140 Ghz. Atau yang juga dikategorikan sebagai spektrum frekuensi Terahertz (THz).

Dari hasil uji coba, prototipe jaringan 6G tersebut mampu mencapai kecepatan download real-time sebesar 6,2 Gbps (gigabit per second) pada jarak 15 meter.

Uji coba yang dipamerkan pada ajang konferensi komunikasi internasional (ICC) IEEE 2021 itu, merupakan hasil kerja sama dengan University of California, Santa Barbara (UCSB).

Baca juga: China Luncurkan Satelit untuk Uji Coba Jaringan 6G

Spektrum frekuensi THz menjadi salah satu kandidat teknologi yang akan digunakan oleh perusahaan asal Korea Selatan itu.

Sebelumnya, Samsung juga telah merilis laporan yang berisi visi perusahaan terkait 6G pada 2020 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Demonstrasi ini dapat menjadi tonggak utama dalam mengeksplorasi kelayakan penggunaan spektrum THz untuk komunikasi nirkabel 6G,” kata Sunghyun Choi, selaku SVP di Samsung Research.

Samsung demonstrasikan jaringan 6G menggunakan spktrum frekuensi Terahertz (THz).Samsung Newsroom Samsung demonstrasikan jaringan 6G menggunakan spktrum frekuensi Terahertz (THz).

Samsung menjelaskan, rentang frekuensi THz yang berada pantara 100 Ghz hingga 1.000 Ghz, memiliki spektrum dalam jumlah besar, sehingga memungkinkan layanan pita lebar (wideband) dengan lebar pita (bandwidth) puluhan GHz.

Samsung menilai ketersediaan bandwidth yang besar di frekuensi THz memungkinkan untuk menyediakan layanan internet 6G dengan kecepatan hingga terabit per detik (Tbps).

"Kecepatan data puncak 6G bisa 50 kali lebih cepat dari 5G dan latensi over-the-air (OTA) berpotensi dikurangi menjadi sepersepuluh," tulis Samsung, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman Samsung Newsroom, Jumat (18/6/2021).

Menurut Samsung, kecepatan tinggi dan latensi rendah itu bakal memungkinkan aneka layanan baru. Misalnya, menghadirkan tampilan hologram 3D di seluler hingga penggunaan teknologi Extended Reality (XR).

Baca juga: Unboxing dan Menjajal Samsung Galaxy Tab A7 Lite, Tablet 8,7 Inci Harga Rp 2 Jutaan

Ke depannya, Samsung masih akan terus mengembangkan teknologi yang memungkinkan untuk menghadirkan jaringan 6G. Samsung menargetkan rencana 8 tahunan. Di mana pada 2020-2028 ini, perusahaan sudah akan mengembangkan dan menghadirkan jaringan 6G.

“Peneliti dari Samsung dan UCSB akan terus mendobrak batas-batas teknologi, untuk membawa komunikasi 6G dan THz lebih dekat pada kenyataan,” tulis Samsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.