Kompas.com - 29/10/2021, 08:45 WIB

Tetapi masalahnya, kata Zuck, login menggunakan akun Facebook di produk Quest seperti saat ini bakal menimbulkan kebingungan.

"Apakah Quest saya akan menjadi terikat dengan akun media sosial Facebook saya? Apakah saat akun Facebook yang digunakan untuk login Quest dinonaktifkan, perangkat Oculus Quest saya akan rusak? Apakah dengan login menggunakan akun Facebook itu berarti data saya entah bagaimana akan dibagikan?" kata Zuck, mencontohkan beberapa kemungkinan kebingungan yang dapat terjadi di kalangan pengguna.

Jadi kata Zuck, saat ini, idenya adalah pengguna akan memiliki akun Facebook sendiri, akun Instagram sendiri, dan akun perusahaan sendiri.

Sayangnya, Zuck tidak merinci akun perusahaan seperti apa yang ia maksud. Apakah pengguna nantinya bakal bisa membuat akun dengan embel-embel "Meta" sebagai nama baru Facebook Inc. atau bagaimana, masih belum jelas hingga kini.

Baca juga: Facebook Ingin Kembangkan Metaverse, Apa Itu?

"Jadi dengan begitu, jika Anda tidak ingin menggunakan Facebook, Anda tidak perlu melakukannya. Satu analogi yang menarik di sini adalah saya pikir kita pada dasarnya bergerak dari perusahaan yang mengutamakan Facebook, menjadi mengutamakan metaverse," kata Zuck, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Jumat (29/10/2021).

Meski nama Facebook Inc. berubah, rebranding ini tidak berlaku dan tidak mempengaruhi nama produk media sosial yang ada di bawah Meta. Nama "Facebook" masih akan tetap digunakan untuk jejaring sosial besutannya, begitu pula dengan Instagram, WhatsApp, dll.

"Saat ini, merek kami terkait erat dengan satu produk sehingga tidak mungkin mewakili semua yang kami lakukan hari ini, apalagi di masa depan," kata Zuckerberg.

Selain itu, Facebook juga memastikan bahwa struktur perusahaan tidak akan berubah dan akan tetap seperti sebelumnya.

Sebagai catatan, perubahan nama ini, mirip dengan yang dilakukan oleh Google beberapa tahun lalu. Kala itu, Google melakukan restrukturisasi dengan mendirikan Alphabet sebagai perusahaan dengan kedudukan yang lebih tinggi dan menjadi induk Google serta perusahaan besar lainnya.

Baca juga: Melihat Alphabet, Perusahaan Baru Pemilik Google

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.