Gundala dan Sri Asih Bisa Dibeli Melalui NFT, Ini Harganya

Kompas.com - 22/12/2021, 14:32 WIB

KOMPAS.com - PT Bumilangit Digital Mediatama resmi meluncurkan karya seni format digital perdana mereka, yang memanfaatkan teknologi blockchain pada Selasa (21/12/2021).

Karya digital tersebut berupa video, gambar statis, hingga gambar bergerak (GIF) dalam bentuk aset digital yang belakangan sedang ramai di internet, yaitu Non-Fungible Token (NFT).

Adapun beragam karya seni digital berbasis NFT ini masing-masing menggambarkan salah satu dari dua karakter ikonik dari serial komik pahlawan super (superhero) BumiLangit, yaitu Gundala dan Sri Asih, dengan pose andalannya yang berbeda-beda.

Baca juga: Dari #Badminton hingga #NFT, Ini 10 Tagar Terpopuler di Twitter Sepanjang 2021

Direktur Utama Bumilangit Digital Mediatama, Budiasto Kusuma mengatakan peluncuran karya seni digital melalui NFT ini dilakukan demi melestarikan pahlawan super yang berasal dari Indonesia menggunakan model baru.

"Ini menjadi kebanggaan buat kami sebagai pelestari aset karya anak bangsa, superhero dari bangsa kita sendiri, untuk kita amankan menjadi aset digital mengikuti tren yang ada saat ini," ujar Budiasto, dikutip KompasTekno dari AntaraNews, Rabu (22/12/2021). 

Budiasto melanjutkan, aset NFT yang bakal diterbitkan Bumilangit Digital Mediatama berjumlah 737 unit, terdiri dari 356 unit untuk karakter Gundala, dan 381 unit untuk karakter Sri Asih.

Meski demikian, Budiasto mengatakan pihaknya hanya meluncurkan 101 unit aset NFT saja pada momen peluncuran perdananya kemarin, yang terdiri dari 46 unit karakter Gundala dan 55 unit karakter Sri Asih.

Budiasto kemudian mengklaim, hanya dalam waktu kurang dari satu jam setelah diluncurkan, aset NFT dengan karakter Gundala yang diluncurkan di kloter pertama ini langsung terjual habis diserbu para kolektor.

Baca juga: Apa Itu NFT, Aset Kripto yang Tengah Naik Daun

Rencananya, sisa aset NFT yang masih tersedia bakal diluncurkan secara bertahap per dua minggu sekali, di mana sekali peluncuran bakal ada sekitar 100-150 NFT yang bisa dibeli dan dikoleksi oleh para penggemar.

Menurut Budi, metode peluncuran bertahap ini diterapkan demi menjaga daya tarik konsumen, sekaligus menghindari adanya kejadian-kejadian yang tidak diinginkan di masa depan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.