Kompas.com - 12/05/2022, 10:15 WIB

KOMPAS.com - Bagi Apple Fanboy kawakan mungkin sudah tak asing lagi dengan iPhone Bypass. Selain iPhone palsu (HDC) dan iPhone ilegal (BM), iPhone Bypass bisa jadi salah satu jenis ponsel Apple yang keberadaannya cukup membuat bingung.

Biasanya harga iPhone Bypass jauh lebih murah ketimbang iPhone dengan kondisi normal pada umumnya. Fungsi iPhone Bypass jika dicoba secara sekilas mungkin tak ada bedanya dengan iPhone normal.

Baca juga: Cara Mengubah Lokasi atau Fake GPS di iPhone dengan Aplikasi AnyGo

Hampir semua fungsi iPhone Bypass mungkin bisa berjalan tanpa ada kendala. Namun, terdapat kelemahan iPhone Bypass yang cukup krusial bagi pengoperasian perangkat, yakni tidak bisa melakukan peningkatan (update) sistem operasi.

Bahkan, beberapa diantaranya tidak bisa berada dalam kondisi daya mati. Bila Anda mungkin penasaran dengan apa itu iPhone Bypass, coba simak dulu penjelasan di bawah ini.

Apa itu iPhone Bypass?

Sebelum mengenal lebih lanjut soal iPhone Bypass, perlu diketahui dulu sistem keamanan yang ada di iPhone karena itu nanti saling berkaitan. Setiap pengguna iPhone harus memiliki Apple ID atau akun pengguna perangkat.

Dalam hal sederhana, Apple ID berfungsi agar iPhone dapat dioperasikan untuk mengunduh aplikasi di App Store. Selain itu, Apple ID juga berfungsi agar iPhone dapat mengakses layanan pencadangan dan pemulihan data di iCloud.

Dengan fungsi tersebut, Apple ID juga kerap disebut dengan akun iCloud. Pada hal yang lebih kompleks, Apple ID punya fungsi yang cukup penting, yakni untuk mengautentikasi pengguna iPhone. Apple ID sendiri tersusun dari username dan password.

Hanya pengguna dengan username dan password tersebut, yang bisa mengakses atau mengoperasikan layanan di iPhone milikinya. Orang lain yang tidak mengetahui Apple ID tersebut tidak bakal bisa mengoperasikan iPhone.

Keberadaan Apple ID mampu meminimalisir kerugian saat iPhone dicuri atau hilang. Saat posisi iPhone tengah dicuri atau hilang, pengguna bisa menghapus perangkat sehingga konten di dalamnya tidak bisa diakses oleh orang lain.

Jangankan konten, untuk masuk ke layar “Home” saja juga sangat sulit dilakukan orang lain apabila pengguna telah menghapus perangkat. Perlu diketahui, menghapus perangkat bisa dilakukan dengan memanfaatkan fitur Find My yang tertaut dengan Apple ID.

Saat perangkat terhapus, iPhone yang dicuri atau hilang akan berada dalam posisi halaman Activation Lock. Untuk membuka Activation Lock, diperlukan username dan password dari Apple ID.

Tanpa Apple ID, iPhone yang hilang atau dicuri tersebut bakal tidak bisa digunakan sama sekali. Dengan demikian, Apple ID merupakan bagian dari sistem keamanan yang bisa meminimalisir kerugian akibat iPhone dicuri atau hilang.

Baca juga: Cara Reset iPhone Tanpa Password via iTunes dengan Mudah

Sementara itu, untuk melewati proses pengisian Apple ID pada halaman Activation Lock, caranya adalah dengan menggunakan bypass. Sebagai catatan, bypass Activation Lock bukan merupakan cara legal yang disediakan oleh Apple.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber checkra.in
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.