Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Facebook Didenda Rp 6,4 Triliun akibat "Ketentuan dan Layanan" yang Tidak Jelas

Kompas.com - 06/01/2023, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, Meta lagi-lagi didenda di Eropa karena dinilai gagal memberikan penjelasan tentang dasar hukum yang diperlukan bagi penggunanya, terkait "Terms of Service" (Ketentuan Layanan).

Kali ini, Komisi Perlindungan Data Irlandia (DPC) memberikan dua denda sekaligus kepada Meta Platforms Ireland Limited, dengan total denda mencapai 390 juta euro atau setara Rp 6,4 triliun.

Angka itu mencakup denda sebesar 210 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun) yang dikenakan pada layanan Facebook, serta denda 180 juta euro (sekitar Rp 2,9 triliun) untuk layanan Instagram.

Berawal dari komplain pengguna tahun 2018

Hukuman denda yang diterima Meta ini merupakan penyelesaian atas perkara keluhan yang dilayangkan sejumlah penguna Facebook dan Instagram pada Mei 2018 silam.

Baca juga: Induk Facebook Bayar Denda Terbesar dalam Kasus Cambridge Analytica

Ketika itu, pengguna mengeluhkan tidak bisa menggunakan layanan Facebook maupun Instagram bila tidak menyetujui "Terms of Service" yang disodorkan kepada pengguna.

Pengguna mengatakan praktik tersebut merupakan bentuk "persetujuan paksa". Sebab, pengguna mau tak mau harus menyetujui isi ketentuan layanan, termasuk penggunaan informasi pribadi pengguna untuk tujuan penargetan iklan, agar tetap bisa menggunakan Facebook dan Instagram. Dalam kasus ini, Meta tidak memberikan opsi lain kepada pengguna.

Pengguna pun menilai praktik tersebut melanggar Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR), undang-undang perlindungan data Uni Eropa yang mulai berlaku pada 25 Mei 2018.

Pengguna juga komplain bahwa sifat dan jangkauan pemrosesan data yang dilakukan berdasarkan Ketentuan Layanan di Facebook dan Instagram tidak transparan. Hal ini juga melanggar GDPR.

Investigasi awal DPC Irlandia, pihaknya tidak menemukan kesalahan apa pun dalam ketentuan layanan Facebook dan Instagram.

Namun, DPC menilai Meta gagal memberikan penjelasan yang jelas tentang dasar hukum yang diperlukan bagi penggunanya terkait "Terms of Service" layanannya. Makanya, Meta didenda hingga 390 juta euro.

Baca juga: Google Terbukti Bersalah Lagi, Harus Bayar Denda Terbesar Sepanjang Sejarah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.