Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Besar Vendor Smartphone Indonesia Kuartal I-2023 Versi IDC, Samsung Teratas

Kompas.com - 12/06/2023, 14:30 WIB
Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Lembaga riset pasar smartphone, International Data Corporation (IDC), merilis laporan terbarunya untuk kuartal I-2023 (periode Januari-Maret). Laporan ini berisi lima vendor smartphone teratas di Indonesia.

Menurut laporan IDC, pasar smartphone di Indonesia masih loyo sepanjang tiga bulan pertama 2023. Jumlah pengiriman (shipment) sejumlah vendor besar turun, hanya Oppo yang mencatatkan torehan positif.

Meski turun, Samsung masih menduduki posisi pertama dengan jumlah pengiriman (shipment) smartphone sebanyak 1,9 juta unit.

Jumlah pengiriman Samsung turun 9 persen dibanding kuartal yang sama pada tahun lalu (year-over-year/YoY). Saat itu, Samsung mengirimkan 2,1 juta unit ponsel dengan pangsa pasar sebesar 23,3 persen.

Dengan angka pengiriman itu, vendor ponsel asal Korea selatan ini mengamankan 24 persen pangsa pasar (market share) di Indonesia.

Baca juga: 15 Smartphone Flagship Paling Laris Awal 2023

Di bawah Samsung, ada Oppo yang menyusul dengan volume pengiriman sebanyak 1,8 juta unit ponsel dan pangsa pasar sebesar 23,3 persen.

Oppo menjadi satu-satunya pabrikan smartphone dalam daftar peringkat ini yang mengalami pertumbuhan.

Diketahui Oppo tumbuh 1,6 persen dibanding kuartal pertama pada tahun lalu. Jumlah pengirimannya konsisten di kisaran 1,8 juta unit ponsel. Meski jumlahnya sama, pasarnya tumbuh menjadi 23,3 persen dari sebelumnya 20,2 persen.

Kemudian, pada posisi ketiga hingga kelima secara berurutan ditempati oleh Vivo, Xiaomi, dan Realme. Ketiga brand ini mengalami penurunan yang melebihi 10 persen.

Vivo mengirimkan 1,3 juta unit ponsel dengan pangsa pasar 16,5 persen. Pada kuartal yang sama tahun lalu, volume pengiriman Vivo mencapai 1,5 juta unit dengan pangsa pasar 17,1 persen. Artinya, Vivo mengalami penurunan sebesar 14,6 persen YoY.

 

Berpindah ke Xiaomi, vendor smartphone ini mengirim 1,1 juta ponsel pada Kuartal-I 2023. Xiaomi meraup pangsa pasar 13,7 persen.

Jumlah ini lebih rendah 17,2 persen ketimbang periode yang sama pada 2022. Saat itu Xiaomi mengirim 1,3 juta unit dengan pangsa pasar 14,6 persen.

Realme mendapati penurunan paling besar, yaitu 23,3 persen. Musababnya, pada kuartal I-2023 perusahaan hanya mampu mengirimkan 800.000 unit ponsel, lebih rendah ketimbang kuartal I-2022 dengan 1,1 juta unit.

Vendor tersebut memiliki pangsa pasar sebesar 10,8 persen pada kuartal I-2023 dan 12,3 persen pada kuartal I-2022.

Berikut ini tabel selengkapnya:

Vendor Total Pengiriman Kuartal I-2023 (juta unit) Pangsa Pasar Kuartal I-2023 (persen) Total Pengiriman Kuartal I-2022 (juta unit) Pangsa Pasar Kuartal I-2022 (persen) Pertumbuhan YoY (persen)
Samsung 1,9 24 2,1 23,3 -9
Oppo 1,8 23,3 1,8 20,2 1,6
Vivo 1,3 16,5 1,5 17,1 -14,6
Xiaomi 1,1 13,7 1,3 14,6 -17,2
Realme 0,8 10,8 1,1 12,3 -23,3
Others (merek lain-lain) 0,9 11,6 1,1 12,5 -18,2
Total 7,9 100 8,9 100 -11,9

Sumber: data IDC

 

Pasar smartphone Indonesia masih lesu

Riset IDC juga menunjukkan pengiriman smartphone di Indonesia secara kumulatif. Totalnya, pengiriman smartphone di Tanah Air mencapai 7,9 juta unit di kuartal I-2023.

Angka tersebut turun 11,9 persen dibanding kuartal yang sama pada tahun lalu.

Sebenarnya, ada momen Ramadhan pada kuartal 2023 yang biasanya mendorong aktivitas belanja konsumen. Namun menurut IDC, momen tersebut tidak cukup kuat untuk mendorong pertumbuhan pasar yang lebih tinggi.

"Pada bulan Ramadhan, belanja konsumen terfokus pada pakaian, makanan, dan travel, bukan perangkat elektronik," kata Vanessa Aurelia, Associate Market Analyst IDC Indonesia, dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Senin (12/6/2023).

Dari total smartphone yang dikirim ke Indonesia pada kuartal I-2023, 76 persen di antaranya adalah smartphone entry level dengan harga kurang dari 200 dollar AS (Rp 2,9 juta).

Dengan kata lain, smartphone entry level paling laris di pasar Indonesia pada kuartal ini. Kendati demikian, bila dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya, persentasenya turun 8 persen.

Baca juga: 10 Smartphone yang Paling Mudah dan Susah Diservis

Menurut IDC, menurunnya jumlah pengiriman smartphone entry level pada kuartal I-2023 adalah karena lesunya tingkat konsumsi masyarakat.

Sama dengan segmen entry level, smartphone kelas menengah atau yang dijual dengan harga lebih dari 200 dollar AS (Rp 2,9 juta) tapi kurang dari 600 dollar AS (Rp 8,9 juta) juga mengalami penurunan hingga 35 persen.

Sementara smartphone kelas flagship yang dijual di atas harga 600 dollar AS (Rp 8,9 juta) tumbuh 71 persen berkat Samsung dan Apple.

Adapun smartphone 5G tumbuh 38 persen YoY, sehingga mencakup 18 persen dari total pasar smartphone Indonesia. Angka tersebut naik dibanding tahun sebelumnya, karena smartphone 5G tahun 2022 hanya mencakup 11 persen.

Ke depannya, IDC memprediksi bahwa permintaan pasar Indonesia atas smartphone akan tetap lemah dan tanpa pendorong besar. Oleh karena itu, pasar smartphone kuartal selanjutnya ditaksir masih lesu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pakai Generative AI, Calon Kepala Daerah Dapat Lakukan Kampanye Politik Lebih Optimal dan Efisien

Pakai Generative AI, Calon Kepala Daerah Dapat Lakukan Kampanye Politik Lebih Optimal dan Efisien

Software
Canva Enterprise Meluncur, Platform Desain Grafis Khusus untuk Pengguna Kantoran

Canva Enterprise Meluncur, Platform Desain Grafis Khusus untuk Pengguna Kantoran

Software
Smartphone Realme Narzo N65 5G Meluncur, Pakai Chip Dimensity 6300 dan Kamera 50 MP

Smartphone Realme Narzo N65 5G Meluncur, Pakai Chip Dimensity 6300 dan Kamera 50 MP

Gadget
Pengguna WhatsApp Kini Bisa Bikin Pesan Suara di Status WA Lebih Panjang

Pengguna WhatsApp Kini Bisa Bikin Pesan Suara di Status WA Lebih Panjang

Software
Cara Aktivasi Internet Roaming Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Aktivasi Internet Roaming Telkomsel di HP Android dan iPhone

Internet
YouTube Music Bisa Cari Lagu dengan Bersenandung, Begini Caranya

YouTube Music Bisa Cari Lagu dengan Bersenandung, Begini Caranya

Software
Membandingkan Konsol Advan X-Play, Asus ROG Ally, Lenovo Legion Go dan MSI Claw

Membandingkan Konsol Advan X-Play, Asus ROG Ally, Lenovo Legion Go dan MSI Claw

Gadget
Cara Membuat Nada Dering WhatsApp Sebut Nama Sendiri, Mudah dan Praktis

Cara Membuat Nada Dering WhatsApp Sebut Nama Sendiri, Mudah dan Praktis

Software
Pakai Dual-Rec di Samsung S24 Ultra, Bikin Fancam dan Nge-Vlog Sekaligus Saat Nonton Konser Lebih Praktis

Pakai Dual-Rec di Samsung S24 Ultra, Bikin Fancam dan Nge-Vlog Sekaligus Saat Nonton Konser Lebih Praktis

Gadget
Spesifikasi dan Harga Vivo Y28 di Indonesia

Spesifikasi dan Harga Vivo Y28 di Indonesia

Gadget
Elon Musk Bangun Superkomputer Baru demi AI Grok

Elon Musk Bangun Superkomputer Baru demi AI Grok

Internet
2 Cara Membuat Tulisan Unik Monospace di WhatsApp dengan Mudah

2 Cara Membuat Tulisan Unik Monospace di WhatsApp dengan Mudah

Software
Operator Seluler Minta Pemerintah Adil ke Starlink

Operator Seluler Minta Pemerintah Adil ke Starlink

e-Business
Ponsel Honor 200 dan 200 Pro Resmi, Chip Snapdragon 8s Gen 3 Fast Charging 100 Watt

Ponsel Honor 200 dan 200 Pro Resmi, Chip Snapdragon 8s Gen 3 Fast Charging 100 Watt

Gadget
Samsung Galaxy F55 Meluncur dengan Cover Kulit, Mirip C55 dan M55

Samsung Galaxy F55 Meluncur dengan Cover Kulit, Mirip C55 dan M55

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com