Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gamma Emulator Rilis di iPhone dan iPad, Bisa Nostalgia Main Game PS1

Kompas.com - 16/05/2024, 11:32 WIB
Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Apple mengizinkan aplikasi emulator hadir di toko aplikasi miliknya. Kini, emulator untuk memainkan game-game PlayStation 1 pun resmi di rilis untuk iOS.

Aplikasi tersebut bernama Gamma - Game Emulator yang meluncur secara gratis di toko aplikasi Apple App Store.

Emulator sendiri adalah program yang memungkinkan perangkat menjalankan game dari suatu konsol. Dengan emulator Gamma, pengguna iPhone (iOS) bisa bermain game PlayStation 1 (PS1), seperti Final Fantasy VII (1997), Silent Hill, dan Crash Bandicoot.

Gamma Emulator dikembangkan oleh seorang developer bernama ZodTTD.

ZodTTD sendiri sudah pernah mengembangkan beberapa emulator konsol lainnya untuk iPhone, seperti TurboGrafx-16 dan emulator konsol Nintendo 64 pada 2008 serta 2009.

Ketika mengunduh dan membuka Gamma, pengguna akan disambut dengan sebuah tampilan yang dibagi menjadi dua. Layar bagian atas digunakan untuk menampilkan gameplay dari permainan, sedangkan layar bagian bawah menampilkan controller virtual.

Baca juga: Pertama Kalinya, Apple Izinkan Aplikasi Emulator Game Lawas Beredar di App Store

Tampilan Gamma Emulator. Emulator ini bisa digunakan untuk bermain game konsol PS1.Apple App Store Tampilan Gamma Emulator. Emulator ini bisa digunakan untuk bermain game konsol PS1.
Controller virtual ini mencakup berbagai tombol seperti tombol directional pad (D-pad), tombol angka 1 hingga 4, Menu, Start, Select, dan lain sebagainya. Ada juga logo "Gamma" berwarna hitam dan merah.

Tata letak (layout) controller ini bisa diatur menjadi vertikal atau horizontal. Pengguna juga dapat merancang desain (skin) controller-nya sendiri.

Jika tidak ingin menggunakan alat kontrol virtual, pengguna bisa menghubungkan controller PC via Bluetooth dan controller MFI. Opsi lainnya mencakup keyboard Bluetooth dan keyboard kabel (wired).

Seperti emulator lainnya, Gamma dilengkapi fitur penyimpanan cepat (save state), yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan progres game-nya sesuka hati.

Pengguna bisa saja menyimpan progres permainan Final Fantasy VII ketika sedang bertempur dengan musuh. Saat membuat kesalahan, pengguna bisa membuka (load) progres yang tersimpan kemudian mengatur ulang strategi serangan (save scumming).

Progres ini nantinya bisa di-backup lewat berbagai layanan berbasis awan (cloud). Dengan begitu, data pengguna tidak hilang setelah menghapus game atau emulator Gamma, sebagaimana dikutip KompasTekno dari halaman Gamma Emulator di Apple App Store.

Yang perlu dicatat, emulator PS1 ini tidak dilengkapi game bawaan, sehingga pengguna harus mencari sendiri file game yang ingin dimainkan.

Gamma Emulator bisa diunduh di iOS lewat tautan berikut ini.

Emulator di App Store

Kehadiran beberapa emulator gratis di App Store disebabkan karena Apple mulai mengizinkan software semacam itu untuk dirilis di toko aplikasinya. Catatannya, hanya emulator game lawas alias retro saja yang diizinkan.

Baca juga: Platform Distribusi Game Steam Diblokir di Vietnam

Apple kabarnya mengizinkan hal ini lantaran para regulator, terutama di Uni Eropa, mendesak Apple supaya membuat App Store lebih terbuka dan transparan.

Selain Gamma Emulator, ada juga Delta Emulator yang diluncurkan pada April 2024 lalu.

Emulator ini bisa menjalankan game konsol Nintendo Entertainment System (NES), Super Nintendo Entertainment System (SNES), Nintendo 64, Game Boy Color, Game Boy Advance, dan Nintendo DS.

Artinya, pilihan game yang bisa dinikmati pengguna cukup beragam, mulai dari Pokemon Platinum, Super Mario World, The Legend of Zelda: Ocarina of Time, hingga Super Smash Bros.

Aplikasi ini dibuat oleh developer bernama Riley Testut. Menurut Testut, Gamma Emulator dibuat berdasarkan basis kode Delta Emulator, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari IGN, Kamis (16/5/2024).

Ia mengizinkan ZodTTD untuk menggunakan basis kode Gamma Emulator. Sebab, Testut merasa berutang pada ZodTTD, mengingat sosok tersebut menjadi alasan mengapa dirinya mulai membuat emulator.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com