Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |    Register   |  

Ditemukan, Virus Komputer Paling Canggih dan Berbahaya

Dibaca:
Komentar :
Jamdesign - Shutterstock

KOMPAS.com — Sebuah malware yang sangat canggih dan memiliki ukuran file yang besar telah ditemukan menginfeksi sejumlah sistem komputer di negara-negara Timur Tengah, termasuk Iran, Palestina, Israel, Lebanon, dan Suriah.

Malware yang dinamai "Flame" oleh penemunya, Kaspersky Lab, ini memiliki fungsi mata-mata berupa pencurian data dengan berbagai cara dan metode penyebaran yang terkontrol sehingga pembuatnya diduga bukan penjahat cyber biasa, melainkan sebuah negara.

Flame adalah attack toolkit yang menggabungkan sifat-sifat backdoor, trojan, dan worm sehingga mampu menggandakan diri lewat jaringan dan media eksternal jika diperintahkan oleh pembuatnya.

Begitu berada dalam komputer, malware ini bisa menjalankan serangkaian kegiatan mata-mata dan pencurian data, termasuk merekam ketikan keyboard, merekam percakapan pengguna lewat mikrofon, serta mengambil screenshot apabila terdapat aplikasi tertentu yang dijalankan, seperti instant messenger dan Outlook.

Data curian hasil memata-matai pengguna tersebut kemudian dikirim ke domain "Control & Command" yang dikendalikan oleh pembuat Flame. Sebuah backdoor juga diciptakan di komputer terinfeksi sehingga kreator malware ini bisa menambahkan fungsi-fungsi spionase lain sesuai kebutuhan.

Cara Flame menginfeksi komputer masih belum diketahui persis, tetapi diperkirakan melalui pemanfaatan sebuah celah keamanan di sistem operasi.

Flame memiliki banyak modul yang ukuran totalnya bisa mencapai 20 megabyte, jumlah yang sangat besar dibandingkan dengan kebanyakan malware modern yang biasanya hanya mencapai hitungan kilobyte.

Selain untuk menanam banyak fungsi, pembuatnya diduga sengaja memasukkan begitu banyak kode yang membuat malware ini menjadi sangat kompleks guna menghindari deteksi antivirus.

Flame diperkirakan sudah beredar selama dua tahun sejak 2010, tetapi baru ditemukan sekitar dua minggu lalu ketika Serikat Telekomunikasi PBB meminta Kaspersky Lab menganalisis laporan mengenai infeksi malware pada komputer Kementerian Minyak Iran.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Gadget
Sabtu, 18 Mei 2013 16.27 WIB
Juni, BlackBerry Q10 Meluncur di Indonesia
Software
Sabtu, 18 Mei 2013 14.54 WIB
Kiprah Perempuan Pemimpin Teknologi di Google
e-Business
Sabtu, 18 Mei 2013 14.32 WIB
Nintendo Mencari Untung dari Pengguna Video
Gadget
Sabtu, 18 Mei 2013 13.27 WIB
Seperti iPhone, iPad Juga Bisa BBM-an?
Internet
Sabtu, 18 Mei 2013 12.52 WIB
Napi Rusia Kalahkan Napi AS Lewat Skype
TERPOPULER
Kamis, 16 Mei 2013 11.48 WIB
BBM di Android dan iOS, Apa Guna BlackBerry?
Rabu, 15 Mei 2013 17.53 WIB
Kapan BBM Sambangi Android dan iPhone?
Kamis, 16 Mei 2013 17.58 WIB
Kesan Pertama Menjajal BlackBerry Q5
Jumat, 17 Mei 2013 17.19 WIB
Microsoft Ejek Google di Parodi Iklan Chrome
Rabu, 15 Mei 2013 15.03 WIB
Dua Xperia Harga "Sedang" Hadir di Indonesia
Jumat, 17 Mei 2013 16.00 WIB
Sitra Wimax Hentikan Layanan Internet
Kamis, 16 Mei 2013 11.21 WIB
Bill Gates Ingin seperti Steve Jobs
Rabu, 15 Mei 2013 12.09 WIB
Bos BlackBerry: Saatnya BBM Berdiri Sendiri
Kamis, 16 Mei 2013 13.39 WIB
Kapan BlackBerry Q5 Masuk Indonesia?