2017, Apple Dipastikan Bangun Pusat Riset di Indonesia - Kompas.com

2017, Apple Dipastikan Bangun Pusat Riset di Indonesia

Oik Yusuf
Kompas.com - 02/11/2016, 12:40 WIB
Alexandra Suich/1843Magazine.com Kantor pusat baru Apple

JAKARTA, KOMPAS.com - Apple dipastikan bakal membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia pada 2017 mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ketika menghadiri acara pembukaan BRI Indocomtech 2016 di JCC, Jakarta, Rabu (2/11/2016).

“Sekarang izin-izinnya sedang dilakukan oleh Apple,” ujar Rudiantara saat ditemui wartawan usai acara.

“Tahun 2017 harus ada, kalau tidak mereka (Apple) tidak boleh dagang di Indonesia," imbuhnya.

Baca: Tidak Bikin Pabrik, Apple Bisa Boyong iPhone ke Indonesia

Apple berencana membangun pusat R&D di Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan soal tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebesar 30 persen untuk ponsel 4G yang dipasarkan di Indonesia.

Bila tidak mencapai nilai tersebut pada Januari 2017 mendatang, vendor perangkat yang bersangkutan tidak bisa menjual produk-produknya di Indonesia.

Rudiantara tidak mengungkapkan nilai investasi yang digelontorkan Apple untuk membangun pusat R&D di Indonesia.

Baca: Apple Akhirnya Bisa Jualan iPhone di Indonesia

Namun, sebelumnya Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, pernah menyebutkan angka mencapai ratusan miliar rupiah.

“Ada komitmen rencana untuk investasi sebesar 48 juta dollar AS (sekitar Rp 626,7 miliar selama tiga tahun, dengan cara membangun tiga pusat pengembangan industri software,” kata Putu ketika dihubungi KompasTekno beberapa waktu lalu.

Baca: Rumitnya Jadi Reseller Produk Apple di Indonesia

PenulisOik Yusuf
EditorDeliusno
Komentar
Close Ads X