Xiaomi Bakal Tawarkan Saham untuk Dibeli Publik? - Kompas.com

Xiaomi Bakal Tawarkan Saham untuk Dibeli Publik?

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 05/12/2017, 19:20 WIB
CEO Xiaomi, Lei Jun, saat berbicara di Jakarta, Rabu (27/9/2017)KOMPAS.com/Yoga Hastyadi CEO Xiaomi, Lei Jun, saat berbicara di Jakarta, Rabu (27/9/2017)

KOMPAS.com - Xiaomi dikabarkan sedang berdiskusi dengan bank investasi untuk melakukan penjualan saham perdana alias initial public offering (IPO). Dari informasi yang beredar, Xiaomi berharap memperoleh valuasi setidaknya 50 miliar dolar AS atau Rp 675,6 triliun.

Adapun rencana IPO itu sendiri ditargetkan paling cepat tahun depan. Menurut sumber dalam yang familiar, beberapa bank investasi menyarankan Xiaomi menjajakan saham perdananya di Hong Kong, China.

Xiaomi sendiri masih enggan berkomentar soal IPO. Yang jelas, jika informasi ini benar, maka momentumnya dianggap pas bagi produsen seri Redmi tersebut.

Beberapa bulan belakangan Xiaomi berhasil membangun momentum setelah terseok-seok menghadapi persaingan dengan sesama vendor China semacam Huawei, Oppo, dan Vivo. Xiaomi mampu merangkak naik kembali ke jejeran “5 besar vendor smartphone terlaris” sepanjang tahun ini.

Baca juga : Daftar 5 Besar Merek Smartphone di Indonesia

Xiaomi bisa dibilang sebagai salah satu perusahaan yang selalu bergerak cepat menghadapi tantangan. Tak puas bermain di industri smartphone, Xiaomi diketahui gencar mengekspansi bisnisnya dengan menciptakan ekosistem “Mi Home” yang mumpuni.

Robot pengepel, penanak nasi, lampu, hingga penyegar ruangan berbasis teknologi digital dijajakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Selasa (5/12/2017), dari Livemint.

Selain menambah lini produk, Xiaomi juga memperluas cakupan pasar dan saluran penjualan. Xiaomi yang mulanya hanya di China, kini telah hadir di negara-negara lain dan hendak fokus di India, Rusia, serta Indonesia.

Saluran penjualannya pun berkembang dari yang hanya berbasis online melalui flash sale, ke toko fisik inovatif Mi Home. Xiaomi juga bergabung ke distributor-distributor lokal, salah satunya Erajaya di Indonesia.

Dengan pertumbuhan bisnis Xiaomi secara manajerial dan finansial, IPO bisa menjadi salah satu cara untuk menambah valuasi. Dengan begitu, Xiaomi semakin bebas berekspansi dan berinovasi untuk menguatkan posisinya.

Kendati demikian, selentingan kabar ini belum bisa dipercaya 100 persen karena belum dikonfirmasi Xiaomi. Kita tunggu saja tahun depan.

Baca juga : Sempat Terpuruk, Xiaomi Akhirnya Bangkit Kembali

PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorReza Wahyudi
SumberLivemint

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM