Salin Artikel

Mengenang Windows ME, Sistem Operasi Gagal Keluaran 20 Tahun Lalu

Windows ME dibuat sebagai penerus Windwos 98. Namun kesuksesan Windows 98 atau versi sebelumnya Windows 95, tidak menurun ke Windows ME.

Pasalnya, Windows ME disebut-sebut sebagai Windows terburuk sejauh ini. Saking buruknya, pengguna Microsoft berkelakar bahwa ME adalah singkatan dari "Mistake Edition" alias edisi kesalahan.

Windows ME ditujukan bagi pengguna komputer rumahan. Sistem operasi ini mendukung beberapa aplikasi seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7, dan software Windows Movie Maker.

Microsoft juga menghadirkan Windows Explorer di Windows ME setelah sebelumnya diperuntukan untuk sistem operasi bisnis.

Windows ME masuk ke dalam Windows 9x series. Tapi dengan pembatasan untuk mengakses real mode DOS (disk operating system) untuk meningkatkan kinerja sistem

Banyak masalah

Predikat sebagai sistem operasi gagal disematkan ke Windows ME lantaran OS ini dihinggapi banyak masalah.

Saking banyaknya, Windows ME sampai mempopulerkan istilah "Blue Screen of Death" (BSOD) alias layar biru berisi pesan error yang muncul saat OS mengalami crash sehingga komputer harus restart.

BSOD sebenarnya sudah ada sejak zaman Windows 95 dan 98, tapi lebih sering muncul di Windows ME yang dilaporkan sulit di-install ke komputer.

Kalaupun sudah terpasang, jalannya tidak stabil dan masalah kerap muncul. Ada saja perangkat atau komponen komputer yang mogok dan tak mau bekerja. Percobaan memasang periferal baru pun bisa bikin pusing tujuh keliling.

Edward Mendelson dari PC Magazine sempat mengutarakan masalah ini dalam ulasannya tentang Windows ME, pada 1 September 2000 .

"Ketika proses upgrade (ke Windows ME) selesai, sistem berjalan dengan mulus untuk beberapa jam tapi kemudian menjadi tidak stabil," tulis Mendelson. "Bahkan wizard System Restore tidak berguna dan crash ketika dicoba," imbuhnya.

Kendati disebut Windows terburuk, pengamat Windows Paul Thurrott mengatakan bahwa Windows ME sebenarnya juga mewariskan sejumlah fitur baru yang terus dibawa ke versi Windows berikutnya.

Thurrott antara lain mecontohkan fitur System Restore untuk mengembalikan keadaan komputer ke waktu terdahulu sebelum bermasalah, pembaruan otomatis, dan mode hibernasi yang semuanya diwariskan ke OS penerus.

"Kenyataannya, perilisan ini luar biasa, terutama mengingat warisan teknologinya Singkirkan prasangka Anda dan beri Windows Me kesempatan," kata Thurrot, dirangkum Kompastekno dari Forbes, Selasa (8/9/2020).

Digusur Windows XP

Kiprah Windows ME cuma berumur pendek. Hanya dalam waktu setahun setelah kehadirannya, Microsoft merilis sistem operasi baru yang lebih baik, yakni Windows XP, pada 25 Oktober 2001.

Setelah WIndows XP datang, Microsoft masih memberikan dukungan untuk Windows ME, tapi support tersebut dihentikan pada 11 Juli 2006.

Microsoft agaknya memang tidak memberi perhatian khusus untuk Windows ME. Mungkin karena dipandang hanya berperan sebagai stopgap, produk yang sekadar ada di pasar supaya Microsoft bisa menyelesaikan pengerjaan Windows XP.

Ibarat obat atas penyakit yang ditimbulkan Windows ME, Windows XP yang berkode nama "Whistler" memulihkan penderitaan pengguna. Windows XP mendapat sambutan positif kala itu.

Di kemudian waktu, XP (dari kata "eXPerience") menjadi Windows terpopuler di dunia, dan disebut-sebut sebagai versi Windows terbaik sepanjang masa. Banyak pengguna yang masih memakai Windows XP bahkan setelah satu dekade dirilis.

Bahkan kini, 18 tahun setelah pertama dirilis, data pangsa pasar sistem operasi dari firma riset NetMarketShare menyebutkan bahwa 1,26 persen dari komputer di seluruh dunia masih menjalankan Windows XP.

Angka tersebut lebih tinggi dari Windows 8 (0,57 persen) ataupun Windows Vista (0,12 persen) yang lebih muda.  Sementara itu, jejak Windows ME sudah lenyap tak berbekas.

https://tekno.kompas.com/read/2020/09/08/20100087/mengenang-windows-me-sistem-operasi-gagal-keluaran-20-tahun-lalu

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.