Laporan ini merujuk pada isi keterangan resmi yang dibagikan ShopBack lewat e-mail kepada seluruh penggunanya, Jumat (25/9/2020). Di dalamnya ShopBack mengaku menemukan adanya akses ilegal ke sistem yang memuat data pengguna.
Insiden itu disebut terjadi "beberapa hari lalu". Pihak Shopback kini masih melakukan investigasi. Menurut ShopBack hingga saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan adanya informasi pribadi milik pengguna yang disalahgunakan.
"Meski demikian, kemungkinannya tetap ada," tulis ShopBack, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Straits Times, Minggu (27/9/2020).
Meski demikian, ShopBack tetap menganjurkan penggunanya untuk mengganti password dan membedakan kata sandi baru mereka dengan aplikasi lainnya demi keamanan akun.
"Kami mengimbau untuk tidak menggunakan kata sandi atau password yang sama dengan yang Anda gunakan pada aplikasi lainnya," kata ShopBack.
Operasional layanan ShopBack tidak terpengaruh oleh kejadian ini sehingga tetap bisa dipakai oleh para pengguna melalui akun mereka.
ShopBack sendiri merupakan startup solusi belanja yang menghubungkan merchant dengan konsumen.
Perbedaannya dengan e-commerce lain, ShopBack menawarkan sistem cashback tambahan setiap kali pelanggan berbelanja kapan pun dan apa pun, tanpa minimum pembelian dan batasan cashback.
https://tekno.kompas.com/read/2020/09/27/08460017/data-pengguna-shopback-dilaporkan-bocor
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan