Salin Artikel

Pengertian Search Engine, Cara kerja, Fungsi, dan Contohnya

Search engine membantu pengguna menampilkan hasil yang paling akurat dengan menyesuaikan kata kunci yang pengguna masukkan.

Terdapat berbagai search engine atau mesin pencari. Salah satunya Google. Google menjadi salah satu pilihan utama pengguna sebagai alat search engine.

Selain Google, terdapat search engine lain yang juga digunakan banyak pengguna seperti Bing, Yahoo, Baidu, dan lain sebagainya.

Fungsi search engine

Fungsi search engine memiliki fungsi adalah tools atau alat yang memudahkan pengguna internet untuk mencari website atau situs yang relevan berdasarkan pertanyaan (kueri).

Search engine akan mencari kata atau frasa yang dimasukkan oleh pengguna, kemudian merespon dengan memberikan daftar hasil yang paling cocok dengan kueri pengguna.

Hasilnya akan menampilkan berupa link ke website, gambar, video, atau data online lainnya. Langkah seperti ini dapat disebut juga dengan crawling, proses mengumpulkan data, atau mengindeks.

Cara kerja search engine

Dengan ribuan halaman web informatif yang tersedia di internet, bagaimana cara kerja mesin pencari menampilkan halaman yang relevan? Adapun cara kerja search engine sendiri terbagi menjadi tiga tahap.

Pertama, dengan merayapi (crawling) ratusan miliar halaman web dengan menggunakan situs (web crawling) milik perusahaan penyedia layanan mesin pencarian. 

Ada tiga prosesuntuk menetukan hasil pencarian di search engine, yakni crawling, indexing, dan ranking. Berikut penjelasan crawling, indexing, dan ranking di mesin pencarian. 

Crawling

Crawling pada dasarnya diartikan sebagai proses yang digunakan mesin pencari menggunakan perangkat lunak yang disebut dengan web crawls untuk menemukan informasi yang tersedia untuk pengguna dari internet.

Web crawling ini lah yang juga biasa disebut "search engine bots" atau "laba-laba". Cara kerja crawling menggunakan angka algoritma dan peraturan. 

"Laba-laba" itu akan menelusuri web dengan cara mengunduh halaman web melalui tautan yang sudah tersedia maupun menemukan yang baru.

Hal ini dilakukan agar serach engine dapat menentukan seberapa sering halaman dijelajahi ulang. Adapun algoritma pada search engine dapat digunakan untuk menghasilkan pencarian yang relevan dan berkualitas.

Algoritma inilah yang berguna untuk menemukan berbagai informasi dari pertanyaan dengan bentuk kata kunci yang dimasukkan pengguna. Konten yang ditemukan cukup bervariasi dan bisa berupa format halaman web, gambar, video, serta PDF.

Indexing

Indexing atau pengindeksan merupakan proses selanjutnya setelah search engine melakukan crawling. Mesin pencari akan berubah menjadi sebuah struktur data yang biasa disebut dengan index.

Hasil pencarian yang berhasil ditemukan oleh web crawls akan dianalisa oleh search engine dan disimpan ke dalam indeks.

Konten kemudian diorganisir oleh algoritma mesin pencari untuk mengukur dan membandingkannya dengan hasil temuan serupa pada laman lainnya.

Apabila sebuah laman muncul di mesin pencarian, artinya mesin pencari telah mengindeks laman tersebut, sehingga bisa muncul di antara hasil pencarian yang dicari pengguna berdasarkan kata kunci yang dimasukkan.

Ranking

Setelah menyelesaikan proses index dan mendapatkan hasil dari beberapa URL yang terkumpul, selanjutnya search engine akan melakukan ranking.

Hasil pencarian yang berada paling atas merupakan hasil penelusuran yang paling relevan dengan kata kunci yang dimasukkan pengguna. Semakin ke bawah laman tersebut, artinya halaman kurang relevan dengan pencarian pengguna. 

Hasil pencarian pada halaman pertama dapat dipengaruhi oleh Search Enginen Optimization (SEO) dari suatu website. Jika web tersebut telah dioptimasi, maka kemungkinan besar website akan berada pada ranking teratas. 

Terdapat empat faktor yang menentukan prioritas hasil pencarian pada tahap ranking: 

Google dikembangkan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada 1997 dan merupakan search engine terbesar di dunia sejauh ini. Google dikenal memiliki kemampuan pencarian dengan baik dengan hasil yang akurat.

Bagi sebagian pengguna, Google menjadi search engine utama dan paling diandalkan sebagai mesin pencarian yang dapat biasa digunakan melalui pc atau smartphone.

Sejak tahun 2020, Bing berganti menjadi Microsoft Bing. Bing juga menjadi salah satu mesin pencarian yang kerap digunakan pengguna. Bing sendiri merupakan mesin pencari default dari PC berbasis Windows.

Pengguna yang menggunakan Bing, dapat menemukan berbagai kesamaan fitur dengan Google seperti fitur hasil gambar, video, tempat, peta, dan berita. Untuk mengakses search engine Bing, Anda dapat mengunjungi laman berikut https://www.bing.com/.

Yahoo! merupakan search engine kedua setelah Google. Yahoo! Sekaligus merupakan provider e-mail. Adapun pada Oktober 2011 hingga Oktober 2015, Yahoo! Berada di bawah kepemilikan Bing.

Yahoo! Sendiri sebenarnya search engine default dari browser Firefox. Untuk mengakses search engine ini, Anda dapat mengunjungi https://id.search.yahoo.com/ 

Baidu merupakan search engine yang populer di China. Didirikan pada tahun 2000 oleh Robin Li dan Eric Xu, Baidu menjadi situs search engine yang paling banyak dikunjungi di dunia menurut peringkat Alexa.

Search engine Baidu sendiri hanya tersedia dengan bahasa Cina. Untuk mengaksesnya, Anda dapat mengunjungi situs berikut ini https://www.baidu.com/. 

Duck Duck Go sendiri merupakan mesin pencari kecil seperti Bing dan Yahoo!. Tidak seperti mesin pencari lainnya, Duck Duck Go tidak memiliki indeks pencarian sendiri, melainkan menggunakan berbagai sumber.

Dengan kata lain, search ini tidak memiliki datanya sendiri dan bergantung pada situs lain seperti Yahoo!, Bing, dan lain sebagainya.

Adapun salah satu yang menjadi pembeda dengan search engine lain adalah Duck Duck Go sangat minim iklan sehingga tidak terlalu menganggu pengguna dalam melakukan pencarian. Untuk mengaksesnya Anda dapat mengunjungi https://duckduckgo.com. 

Yandex merupakan search engine yang cukup populer di negara-negara seperti Rusia, Ukraina, Turki, dan lainnya.

Berdasarkan ranking Alexa, search engine ini memiliki urutan 30 website paling populer. Untuk mengaksesnya Anda dapat mengunjungi link berikut ini https://yandex.com/.

https://tekno.kompas.com/read/2022/04/02/15300077/pengertian-search-engine-cara-kerja-fungsi-dan-contohnya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Unboxing dan Hands-on Poco F4 GT serta Poco F4 versi Indonesia

Video: Unboxing dan Hands-on Poco F4 GT serta Poco F4 versi Indonesia

Gadget
Cara Beli Tiket Konser Westlife 2022 di Bogor, Surabaya, dan Yogyakarta

Cara Beli Tiket Konser Westlife 2022 di Bogor, Surabaya, dan Yogyakarta

e-Business
Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 4 dan Cara Cetak Bukti Penerimaannya

Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 4 dan Cara Cetak Bukti Penerimaannya

e-Business
Daftar Game Baru yang Akan Dirilis Juli 2022 di PC, PlayStation, hingga Nintendo Switch

Daftar Game Baru yang Akan Dirilis Juli 2022 di PC, PlayStation, hingga Nintendo Switch

Software
Aplikasi Pindah Data iPhone ke Android Kini Bisa untuk Semua HP Android 12

Aplikasi Pindah Data iPhone ke Android Kini Bisa untuk Semua HP Android 12

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Poco F4 GT di Indonesia

Tabel Spesifikasi dan Harga Poco F4 GT di Indonesia

Gadget
Vivo T1 5G Varian 256 GB Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Vivo T1 5G Varian 256 GB Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
Tabel Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2022 di Indonesia

Tabel Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2022 di Indonesia

Gadget
Mengenal Youtuber Minecraft “Technoblade” yang Meninggal Dunia di Usia Muda

Mengenal Youtuber Minecraft “Technoblade” yang Meninggal Dunia di Usia Muda

Software
Menjajal TWS Nothing Ear 1 yang Dibanderol Rp 1,5 Juta di Indonesia

Menjajal TWS Nothing Ear 1 yang Dibanderol Rp 1,5 Juta di Indonesia

Gadget
Bocoran Harga Nothing Phone (1), Ponsel Pertama Bikinan Mantan Pendiri OnePlus

Bocoran Harga Nothing Phone (1), Ponsel Pertama Bikinan Mantan Pendiri OnePlus

Gadget
Cara Menampilkan Avatar 3D di 'Always On Display' Oppo Reno 7

Cara Menampilkan Avatar 3D di "Always On Display" Oppo Reno 7

Gadget
Snapchat Punya Layanan Berbayar, tapi Masih Ada Iklannya?

Snapchat Punya Layanan Berbayar, tapi Masih Ada Iklannya?

Software
Tahukah bahwa iPhone Dulu Sebelum Dirilis Hampir Dinamai “iPad” atau “Tripod”?

Tahukah bahwa iPhone Dulu Sebelum Dirilis Hampir Dinamai “iPad” atau “Tripod”?

e-Business
Tampang Prototipe Pertama iPhone 15 Tahun Lalu, 'Berantakan' dan Pakai Software iPod

Tampang Prototipe Pertama iPhone 15 Tahun Lalu, "Berantakan" dan Pakai Software iPod

Gadget
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.