Kompas.com - 19/04/2013, 06:41 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

BOSTON, KOMPAS.com — FBI, Kamis (18/4/2013) siang waktu setempat atau Jumat (19/4/2013) dini hari waktu Indonesia, merilis gambar dua orang yang diduga merupakan pelaku peledakan di Boston Marathon, Senin (15/4/2013). Gambar-gambar ini dicuplik dari beragam foto dan rekaman video yang diambil di sekitar lokasi peledakan.

Rilis gambar ini disampaikan oleh Kepala Kantor FBI Boston, Agen Khusus Rick DesLauriers. FBI meminta bantuan masyarakat untuk turut mengidentifikasi kedua orang itu.

Dalam gambar yang dirilis FBI, kedua orang tersebut berjalan bersama di dekat garis finis Boston Marathon sebelum ledakan berdentum dan menewaskan tiga orang, serta melukai lebih dari 170 orang. "Salah satu dari dua orang itu terlihat meletakkan ransel di lokasi ledakan kedua," ujar Kepala Kantor FBI Boston, DesLauriers. Kedua orang ini, sebut dia, harus dianggap bersenjata dan "sangat berbahaya".

Dua ledakan menghentikan Boston Marathon, Senin (15/4/2013) pukul 14.45 waktu setempat. Akibat insiden ini, tiga orang tewas dan lebih dari 170 orang terluka dengan 17 di antaranya kritis.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: Teror Bom di Boston

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.