Kompas.com - 20/05/2013, 10:32 WIB
EditorReza Wahyudi

Keberhasilan gim DreadOut dalam menggaet pendukung di Indiegogo sebetulnya tidak lepas dari strategi yang dipakai dalam memperkenalkan gim tersebut. Salah satunya dengan merilis demo gim pada tanggal 31 Maret.

Cara tersebut berhasil tidak lama kemudian muncul video ulasan di YouTube akan gim ini. Sebagian besar responnya positif, mereka bisa menikmati kengerian dan suasana mencekam yang berhasil dibangun oleh programer DreadOut. Yang lebih penting, suasana Indonesia yang jarang ditemui pada gim horor memikat siapapun yang menonton video tersebut.


Demo gim yang hanya menampilkan 30 menit permainan gim tersebut bisa membuat para pemain ketakutan melihat hantu dari Indonesia misalnya kuntilanak. Trik membuat kaget juga ditemui seperti galon air mineral yang jatuh juga bisa ditemui.


Dari para pendukung Indiegogo, Imron mengungkapkan bahwa hanya 10 persen berasal dari Indonesia, sisanya dari luar negeri. Kondisi tersebut dia maklumi mengingat untuk menyumbang harus memakai akun uang virtual semacam PayPal sementara kepemilikan PayPal belum begitu banyak di Indonesia.

"Namun ada pula yang mengirimkan uang lewat rekening dan kami unggah ke Indiegogo," ujar Imron.

Untuk Indonesia, Digital Happiness melalui Facebook Page mereka juga membuat kampanye sumbangan ke Indiegogo.

Undangan

Keberhasilan pendanaan ini bukanlah kisah bahagia satu-satunya Digital Happiness. Mereka juga kebanjiran undangan untuk menghadiri pertemuan industri gim di dalam negeri maupun internasional.

Salah satunya dalam event Casual Connect di Singapura tanggal 21-23 Mei, Imron bakal memberikan pidato dalam acara tersebut tentang produksi gim DreadOut. Pada tanggal 25 Mei, Digital Happiness kembali ke Jakarta untuk menghadiri event Game Dev Gathering.

Digital Happiness sebetulnya juga mengikuti sayembara agar bisa berangkat menghadiri Electronic Entertainment Expo di Los Angeles bulan Juni mendatang secara gratis melalui program Indiecrashes. Sayangnya mereka gagal karena kurang mendapatkan dukungan. (eld)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.