Google dan Facebook Rebutan Beli Waze

Kompas.com - 24/05/2013, 11:20 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Aplikasi navigasi sosial Waze sedang menjadi incaran berbagai perusahaan raksasa teknologi. Setelah Facebook, kini giliran Google yang digosipkan sedang berupaya untuk mengakuisisi perusahaan pengembang Waze.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (24/5/2013), seorang sumber yang tidak mau disebut identitasnya, mengungkapkan, saat ini Waze sedang diminati beberapa perusahaan dan sedang mencari nilai lebih dari 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 9,7 triliun.

Pada awal bulan Mei 2013, Facebook dikabarkan sedang dalam pembicaraan "serius" untuk mengakusisi Waze. Dana yang disiapkan Facebook tidak berbeda jauh dari yang diinginkan oleh Waze, yaitu mulai 800 juta hingga 1 miliar dollar AS.

Mendengar berita tersebut, Google dan beberapa perusahaan besar lainnya dikatakan langsung bergerak cepat dengan penawaran masing-masing untuk menyalip Facebook.

Meski mendapat tawaran dari banyak perusahaan, Waze masih memiliki kemungkinan untuk menolak semuanya. Maze dikabarkan masih mempertimbangkan untuk menerima dana segar dari perusahaan investasi (venture capital). Apabila lebih menerima dana ini, maka Maze memiliki keuntungan, tetap menjadi perusahaan private.

Pada awalnya, Waze didanai oleh beberapa investor, termasuk Microsoft dan beberapa perusahaan investasi terkenal, seperti Kleiner Perkins Caufield & Byers dan Horizons Ventures yang digawangi miliuner Hong Kong, Li Ka-shing. Pada tahun 2011, dana dari para investor tersebut mencapai 30 juta dollar AS.

Mengapa Maze begitu diminati oleh perusahaan teknologi raksasa? Waze dikenal sebagai pelopor aplikasi navigasi sosial yang memiliki data lokasi.

Waze bisa memberi petunjuk jalan secara bertahap. Ia juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat di mana pengguna bisa melaporkan keadaan lalu lintas, mulai dari kemacetan, kecelakaan, perbaikan, sampai penutupan jalan.

Waze dikembangkan oleh Waze Inc. asal Israel pada 2008. Pendiri perusahaan ini adalah Uri Levine, Ehud Shabtai, dan Amir Shinar. Waze memiliki karyawan sekitar 110 orang, sebagian besar berkantor di Israel dan ada pula karyawan di Palo Alto, California.

Hingga Februari 2013, aplikasi Waze memiliki 40 juta pengguna terdaftar. Waze tersedia untuk perangkat iOS, Android, BlackBerry, Symbian, dan Windows Phone.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X