Pakai Intel, Smartphone Lenovo "Pede" Bisa Bersaing

Kompas.com - 27/06/2013, 15:08 WIB
Eksekutif Lenovo dan Trikomsel berfoto dalam acara peluncuran smartphone Lenovo di Jakarta, Selasa (25/6/2013) oik yusuf/ kompas.comEksekutif Lenovo dan Trikomsel berfoto dalam acara peluncuran smartphone Lenovo di Jakarta, Selasa (25/6/2013)
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Lenovo K900 yang baru diluncurkan di Jakarta Selasa (25/6/2013) kemarin adalah model smartphone high-end andalan produsen asal Negeri Tirai Bambu itu. Ponsel pintar tersebut mengusung prosesor Intel Atom Z2580 berkecepatan 2 GHz dengan arsitektur x86.

Dalam hal ini, K900 berbeda dari pesaingnya sesama smartphone high-end yang umumnya mengusung prosesor berbasis ARM, sebut saja Exynos 5 Octa pada Samsung Galaxy S4, Snapdragon 600 pada HTC One, dan A6 pada Apple iPhone 5.

Biarpun begitu, pihak Lenovo optimis K900 bisa bersaing di pasar smartphone yang kian kompetitif. "Mengapa kami pilih Intel? Karena CPU mereka sangat bertenaga sementara konsumsi dayanya sedikit," ujar General Manager Phone Business Lenovo Kevin Hou usai acara peluncuran 6 smartphone Lenovo di Jakarta.

Prosesor Intel yang diusung K900 memang hanya memiliki dua inti berkecepatan 2 GHz. Tapi, kinerja prosesor ini diklaim Intel bisa menyamai produk quad-core berbasis ARM.

Hou mengakui bahwa pihaknya masih harus mengkomunikasikan kelebihan-kelebihan yang dimiliki K900 pada konsumen, terkait dengan digunakannya prosesor Intel pada smartphone tersebut. "Kami mesti mengedukasi konsumen dan melakukan promosi-promosi."

Direktur Mobile Internet Device Home PT Lenovo Indonesia Agus Sugiharto menyatakan bahwa brand Intel yang sudah dikenal luas di dunia PC justru memberi kelebihan yang menjadi bagian dari strategi pemasaran K900. "Adanya prosesor Intel pada K900 ini memberikan alternatif untuk konsumen," ucapnya.

Baru tahun depan

K900 yang memiliki bentang layar 5,5 inci ini sekaligus menjadi smartphone berbasis Intel pertama dari Lenovo yang dirilis di Indonesia. Hou menerangkan bahwa K900 akan menjadi model satu-satunya dengan prosesor Intel sampai model berikutnya dirilis tahun depan.

"Ini karena model premium (seperti K900) memiliki siklus yang lebih panjang," imbuh Hou. Selain keterangan waktu tersebut, dia mengaku belum bisa  menerangkan detil-detil seperti segmen harga smartphone Intel berikutnya dari perusahaan itu.

Dari 6 smartphone yang diluncurkan Lenovo hari Selasa (25/6/2013) kemarin, K900 merupakan model satu-satunya yang memakai prosesor Intel. Adapun 5 model lain mengusung prosesor dual atau quad-core berbasis ARM. Masing-masing dihargai mulai Rp 1 juta hingga Rp 5 juta.

Melalui produk-produk tersebut, menurut Chief Operating Officer PT Lenovo Indonesia Sandy Lumy, pihaknya menargetkan bakal meraih 10 persen pangsa pasar smartphone di tanah air pada akhir 2013. Adapun saat ini, Lenovo disebut baru menguasai 5 persen pasar ponsel pintar Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X