Maling iPhone "Campakkan" Samsung Galaxy

Kompas.com - 15/07/2013, 19:23 WIB
Ilustrasi oik yusuf/ kompas.comIlustrasi
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Entah sengaja memberi pesan berbau sindiran atau memang ceroboh, seorang maling meninggalkan smartphone Samsung Galaxy miliknya setelah mencuri beberapa iPhone dari sebuah toko.

Seperti dikutip dari The Washington Post, Travis Montgomery Snyder, si pencuri itu, pada 19 Februari lalu membobol toko telekomunikasi DMW Wireless di kota Springfield, Amerika Serikat, dan membawa kabur sejumlah iPhone.

Polisi yang kemudian datang ke tempat kejadian perkara (TKP) menemukan smartphone Samsung Galaxy milik Snyder tertinggal atau sengaja ditinggal di lokasi. Perangkat itu tertimbun pecahan kaca di pintu masuk toko.

Pihak otoritas melacak data pelanggan ponsel Galaxy yang bersangkutan, lalu menciduk Snyder di kota Remington, negara bagian Virginia, Senin (8/7/2013) lalu.

Snyder juga sempat terekam oleh kamera keamanan dalam toko yang dibobolnya. Setelah dicocokkan, ternyata profil maling dalam video sesuai dengan pria berusia 25 tahun itu.

Ponsel pintar iPhone kerap menjadi target pencurian karena nilai jualnya tinggi dan gampang diuangkan.

Untuk mengurangi angka kejahatan terkait perangkat tersebut, di sistem operasi mobile iOS 7 terbarunya, Apple menerapkan kunci aktivasi yang mencegah maling iPhone me-reset ponsel sebelum menjualnya kepada orang lain.

Kunci aktivasi ini memanfaatkan teknologi iCloud yang akan meminta akun dan kata kunci pemilik perangkat sebelum bisa kembali aktif, bahkan jika sebelumnya telah coba di-wipe.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X