Umumkan iPhone Baru, Saham Apple Malah Turun

Kompas.com - 12/09/2013, 11:59 WIB
iPhone 5C iPhone 5C
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Apple mengumumkan duet ponsel pintar baru iPhone 5S dan iPhone 5C pada 10 September kemarin. Menyusul perkenalan dua perangkat tersebut, saham Apple malah tercatat sempat menurun 5 persen pada perdagangan pagi hari berikutnya.

Dikutip dari Business Insider, investor rupanya kecewa dengan harga iPhone 5C yang dinilai kelewat mahal.

Dengan banderol 549 dollar AS di Amerika Serikat dan 733 dollar AS di China, smartphone itu hanya akan menjadi produk high-end lain dari Apple, bukan menyasar segmen pasar menengah seperti yang diperkirakan selama ini.

Dengan casing (cangkang) plastiknya, iPhone 5C seharusnya lebih mudah dan murah untuk diproduksi sehingga berpotensi meningkatkan margin Apple. Perusahaan tersebut juga menyatakan bakal mulai menjual produk cangkang untuk iPhone 5C dan iPhone 5S yang akan menyumbang profit.

Masalahnya adalah Apple terlihat tidak berupaya meningkatkan pangsa pasarnya lewat peluncuran duet iPhone kemarin, sementara posisi Apple di dunia smartphone semakin ditekan oleh Android.

Data terakhir dari IDC pada kuartal-II 2013 menunjukkan bahwa Apple hanya menguasai 13,2 persen pasaran smartphone, sementara Android meraja dengan angka 80 persen.

Baca berita-berita lain seputar topik ini di:
Peluncuran iPhone 5S dan 5C

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X