Kompas.com - 16/09/2013, 09:46 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

Namun, melalui kombinasi fitur anti-guncangan dan pengambilan banyak gambar sekaligus (multi-shot), iPhone 5S seharusnya bisa menangani masalah buram karena gerakan kamera dan subyek secara bersamaan.

Video "slow motion"

iPhone 5S disebut bisa merekam video HD 720p dalam frame rate 120 fps yang bisa diputar kembali dalam kecepatan 30 fps sehingga menampilkan gerak lambat (25 persen).

Menariknya, pengguna bisa memilih untuk menampilkan gerak lambat ini pada segmen-segmen tertentu saja di video, sementara selebihnya berjalan dengan kecepatan normal.

Panorama

Kemampuan merekam foto panorama dengan resolusi hingga 28 megapiksel sebenarnya sudah ada pada iPhone 5. Pada iPhone 5s, mode pengambilan foto ini ditingkatkan lebih jauh melalui fitur koreksi exposure secara otomatis untuk tiap frame yang digabungkan dalam panorama.

Alhasil, iPhone 5S disebut mampu menangkap foto pemandangan dengan exposure yang lebih konsisten antar-area yang berbeda dalam gambar, seperti dalam contoh di bawah.

Ada pula fitur pengambilan gambar dalam aspect ratio persegi (1:1), seperti dalam Instagram. Yang satu ini adalah bawaan sistem operasi iOS 7. Baik mode slow motion, panorama, maupun square aspect ratio diakses melalui tampilan utama aplikasi kamera dan bisa dipilih hanya dengan menyapukan jari.

Mengajari iPhone

Peningkatan kamera iPhone 5S dari segi hardware dan software dimaksudkan agar smartphone tersebut bisa mengambil foto dengan lebih baik. Tujuan dari hal ini diterangkan secara singkat dalam penjelasan kamera ponsel yang bersangkutan di situs web Apple.

"Lebih masuk akal untuk 'mengajari' iPhone tentang cara mengambil foto yang bagus ketimbang melatih pengguna agar menjadi fotografer ahli," bunyi satu kalimat, seperti dikutip KompasTekno dari situs resmi Apple.

Pengguna yang tahu cara mengambil foto bagus dengan smartphone mungkin sedikit merasa tersinggung. Tentu, foto yang bagus lebih ditentukan oleh pengguna kamera/smartphone dibanding alat pengambil gambarnya sendiri.

Saat ini, entah disadari atau tidak, setiap pemakai smartphone sebenarnya adalah fotografer. Tetapi, mayoritas pengguna bukanlah "fotografer ahli". Dalam kebanyakan kasus, pengguna ingin mengambil foto sebagus mungkin, tapi tidak punya bekal pelatihan atau pengalaman untuk mengoptimalkan alat yang tersedia. iPhone 5S mencoba menghadirkan solusi untuk permasalahan tersebut.

Kemampuan iPhone 5S sendiri masih belum teruji. Namun, segala peningkatan atau otomatisasi pada perangkat fotografi berpotensi membebaskan pengguna untuk berkonsentrasi pada satu hal yang lebih penting ketimbang persoalan teknis, yaitu membidik dan mengabadikan foto.

Baca berita-berita lain seputar topik ini di:
Peluncuran iPhone 5S dan 5C

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber TechCrunch
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.