Kompas.com - 26/12/2013, 07:54 WIB
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Pada 22 Desember 2013, BlackBerry blak-blakan membeberkan data finansial perusahaan. Dari data tersebut, diketahui bahwa pada kuartal tiga 2013, BlackBerry hanya mampu menjual 1,9 juta smartphone.

Padahal, di periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan masih bisa menjual 3,7 juta smartphone. Kerugian BlackBerry diprediksi mencapai 4,4 miliar dollar AS.

Menurut Engadget (22/12/2013), CEO BlackBerry John Chen mengatakan bahwa BlackBerry baru bisa mendapat untung pada 2016, dengan catatan semua strategi perusahaan berhasil mencapai targetnya.

Kepada beberapa analis dan reporter, Chen mengatakan bahwa tahun-tahun ini akan sangat penting bagi BlackBerry. Chen menyebutnya sebagai tahun investasi. Foxconn adalah salah satu vendor yang bersedia diajak bekerjasama dengan BlackBerry untuk membuat smartphone.

Perubahan jajaran pemimpin BlackBerry juga menimbulkan isu pemecatan skala besar. Namun Chen mengatakan jika pengurangan karyawan adalah langkah terakhir. Chen masih yakin bahwa kuartal ini hanya merupakan batu sandungan kecil bagi BlackBerry, yang akan membantu kesuksesan finansial di tahun-tahun mendatang.

Cash-flow BlackBerry diharapkan mulai netral pada 2015, lalu bisa mulai mengambil untung pada 2016. Chen juga menegaskan bakal tidak ada pemotongan anggaran, alih-alih Chen berencana membuat tim Enterprise baru untuk mengembalikan BlackBerry ke pasar persaingan.

Chen juga menegaskan posisinya di BlackBerry telah tetap. Jabatan "interim" yang disandang sebelumnya telah ditanggalkan. Diprediksi jabatan Chen tidak akan diganti hingga BlackBerry memiliki pondasi bisnis yang kuat.

"Langkah pertama saya adalah untuk membuat keuangan perusahaan kuat dan aman, saya telah melakukannya hari ini dan saya yakin kami sedang berada di jalur yang benar," ujarnya dengan percaya diri.

CEO John Chen juga menegaskan bahwa BlackBerry akan tetap memproduksi smartphone dengan keyboard fisik. Menurutnya, konsumen BlackBerry masih menginginkannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ENGADGET

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.