2013, Smartfren Jual 1,2 Juta Unit Andromax

Kompas.com - 26/01/2014, 12:31 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorAditya Panji
JAKARTA, KOMPAS.com - Ponsel pintar keluarga Andromax menjadi bisnis yang menggiurkan bagi Smartfren. Meski tidak mengambil banyak untung dari penjualan Andromax, namun ponsel ini berhasil meningkatkan jumlah pengguna Smartfren dan mengembangkan ekosistem CDMA.

Sepanjang 2013, Smartfren berhasil menjual lebih dari 1,2 juta unit ponsel seri Andromax. Dari tujuh seri ponsel Andromax, seri C menyumbang penjualan paling besar, diikuti oleh Andromax seri I dan U.

"Seri C paling besar penjualannya karena harganya terbilang murah dan fiturnya setara ponsel lain," kata Sukaca Purwokardjono, Kepala Produk Ponsel Pintar Smartfren, beberapa waktu lalu.

Ia menargetkan, penjualan Andromax di tahun 2014 tumbuh tiga sampai empat kali lipat dibandingkan tahun 2013. Smartfren masih akan memesan ponsel Android dari produsen asal China, antara lain Hisense, ZTE, Innos, dan Huawei.

Usaha Smartfren yang gencar membawa Andromax ke Indonesia membuahkan hasil manis. Smartfren menjadi importir ponsel pintar terbesar kedua di Indonesia pada kuartal ketiga 2013, menurut data lembaga riset IDC.

IDC mencatat, Smartfren mengirimkan 339.000 unit ponsel pintar ke Indonesia pada kuartal ketiga 2013. Prestasi ini mengalahkan BlackBerry yang menempati peringkat ketiga produsen ponsel pintar terbesar ketiga di Indonesia, dengan pengiriman 330.000 unit ponsel pintar.

Produsen ponsel pintar terbesar di Indonesia masih ditempati oleh Samsung, dengan total pengiriman mencapai 1.054.000 unit.

Hingga kuartal ketiga 2013, Smartfren memiliki total pelanggan sebanyak 12,5 juta, dengan 5,5 juta di antaranya adalah pelanggan data.

Smartfren juga berusaha memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas jaringannya. Perusahaan telah mengimplementasi jaringan EV-DO Rev B dan terus memperbarui teknologi menuju Data Optimized (DO) Advanced.

Teknologi DO Advanced dari Smartfren telah tersedia di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang. Teknologi hasil kerjasama dengan Qualcomm ini, diimplementasikan untuk mengatasi kenaikan trafik data.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.