Dibeli Facebook, Karyawan WhatsApp Jadi Miliarder

Kompas.com - 22/02/2014, 10:24 WIB
Duet pendiri WhatsApp Jan Koum (kiri) dan Brian Acton Jim Goetz/ Sequoia CapitalDuet pendiri WhatsApp Jan Koum (kiri) dan Brian Acton
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Duo pendiri WhatsApp Jan Koum (kiri) dan Brian Acton

KOMPAS.com — Facebook telah membeli WhatsApp. Perusahaan layanan pesan instan yang dikenal dengan kesederhanaannya dan tak pernah memuat iklan ini diboyong senilai 19 miliar dollar AS atau sekitar Rp 223 triliun.

Sebanyak 12 miliar dollar AS dari angka yang tergolong fantastis itu diberikan dalam bentuk saham, 4 miliar dollar AS dalam bentuk kas, dan 3 miliar dollar sisanya dalam bentuk saham hibah untuk karyawan yang bakal diberikan secara bertahap dalam waktu 4 tahun ke depan.

Pembelian tersebut membuat para karyawan WhatsApp ketiban rezeki.

Business Insider menyebut bahwa mekanisme pembagian saham senilai 3 miliar dollar AS tak diketahui, tetapi kabarnya saham 12 miliar dollar AS dan kas sebesar 4 miliar dollar AS bakal dibagikan ke para pemilik perusahaan.

Para karyawan merupakan pemilik yang mempunyai saham WhatsApp. Menurut laporan Forbes, para karyawan awal memiliki saham sebesar hampir 1 persen.

Nah, berapakah 1 persen dari 16 miliar dollar AS? Jawabannya adalah 160 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,8 triliun.

Pendiri WhatsApp Jan Koum dan Brian Acton memperoleh bagian yang jauh lebih besar. Koum, misalnya, diprediksi mengantongi 6,8 miliar dollar AS atau hampir Rp 80 triliun dari kepemilikan WhatsApp sebesar 45 persen.

Sementara, Brian Acton diperkirakan memiliki lebih dari 20 persen saham WhatsApp. Duo pendiri ini disebut mempunyai jumlah saham gabungan setidaknya sebesar 60 persen, angka yang tergolong besar untuk sebuah perusahaan rintisan digital.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X