Kompas.com - 03/03/2014, 11:02 WIB
Nokia X Aditya Panji/KompasTeknoNokia X
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi

Sejak awal, KompasTekno meyakini bahwa Android yang dikembangkan Nokia mirip seperti sistem pada tablet Kindle Fire buatan Amazon. Perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat itu tidak memungkinkan pengguna Kindle Fire untuk mengunjungi Google Play Store, atau berselancar internet dengan Chrome, atau memakai aplikasi asli Gmail.

Pengembangan Android terus berlanjut meskipun unit bisnis ponsel Nokia dibeli oleh Microsoft pada September 2013.

The Verge melaporkan, Microsoft terkesan "tidak suka" dengan proyek Android yang dijalani Nokia. "Ada terlalu banyak intrik politik" dengan keputusan Nokia mengadopsi Android. Peluncuran Android Nokia bahkan dikabarkan terancam batal. Di sisi lain, beberapa petinggi Microsoft menilai ponsel Android dari Nokia dapat menjadi kuda troya untuk meningkatkan adopsi Windows Phone.

Bocoran informasi dari Kemenkominfo

Kode teknis perangkat Android buatan Nokia terungkap berkat situs web Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika. Pada 24 Januari 2014, KompasTekno melaporkan ada pengajuan sertifikasi ponsel baru dengan kode teknis RM-980 kepada Pemerintah Indonesia. Ponsel itu dirakit di China.

Kemenkominfo akhirnya memberi sertifikasi kepada RM-980. Indonesia merupakan salah satu negara tujuan utama penjualan ponsel Android Nokia yang mengincar sejumlah negara berkembang.

Bocoran informasi terus menerpa. Akun Twitter @evleaks memublikasi foto ponsel Nokia X berwarna hijau. Setelah itu, bermunculanlah foto Nokia X yang ternyata menyediakan beragam warna casing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bukan sekadar foto, spesifikasi komponen yang dipakai Nokia X juga tersiar. Prosesor yang digunakan pada Nokia X dibuat oleh Qualcomm, kapasitas RAM 512 MB, memori internal 4 GB, layar 4 inci resolusi 800 x 480 piksel, kamera 5 MP, mendukung kartu SIM ganda, baterai 1.500 mAh, dan berjalan dengan basis sistem operasi Android 4.4 (KitKat).

Dari sekian banyak bocoran spesifikasi tersebut, hanya ada satu yang salah, yaitu versi Android yang digunakan. Ternyata, Nokia X menggunakan basis sistem operasi Android versi 4.1.2 (Jelly Bean).

Hingga pada Februari 2014, Nokia mengirim udangan kepada media massa untuk sebuah acara di ajang Mobile World Congress (MWC) tanggal 24 Februari 2014 di Barcelona, Spanyol. Benar saja, CEO Nokia Stephen Elop memperkenalkan Nokia X.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.