Satoshi Nakamoto Mengaku Bukan Pencipta Bitcoin

Kompas.com - 07/03/2014, 11:31 WIB
Penanda pada jendela mempromosikan mesin ATM Bitcoin ReutersPenanda pada jendela mempromosikan mesin ATM Bitcoin
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
Penanda pada jendela mempromosikan mesin ATM Bitcoin

KOMPAS.com - Satu hal yang masih misterius tentang Bitcoin adalah asal muasal idenya Tak ada yang tahu siapa "Satoshi Nakamoto", sang pencipta Bitcoin.

Belum jelas pula apakah nama tersebut mewakili seseorang yang benar-benar ada, atau suatu kelompok atau lembaga tertentu. "Nakamoto" masih tersembunyi dalam kegelapan.

Hingga kemudian pada Kamis (6/3/2014) kemarin Newsweek mempublikasikan artikel mengenai sosok di balik "Satoshi Nakamoto".

Situs berita ini menduga bahwa pencipta Bitcoin adalah orang yang sungguh memiliki nama tersebut, selengkapnya Doran Prentice Satoshi Nakamoto. Dia adalah pria warga Amerika Serikat keturunan Jepang yang berusia 64 tahun.

Entah kebetulan atau bukan, Nakamoto yang sempat ditemui Newsweek secara sekilas itu diketahui sebagai seorang ahli matematika dan komputer, serta sempat bekerja dalam proyek rahasia dengan beberapa pihak, termasuk militer AS. Kecuali itu, dia tak mau berbicara banyak mengenai latar belakang pribadinya dan cenderung tertutup.

Associated Press Dorian Prentice Satoshi Nakamoto, ahli matematika warga AS keturunan Jepang yang diduga sebagai pencipta Bitcoin

Namun, Nakamoto juga tak pernah menyatakan diri sebagai pencipta Bitcoin.

Dia pun disebutkan selalu menghindari pembicaraan mengenai cryptocurrency itu.

Dalam waktu singkat setelah berita tersebut muncul, Nakamoto menyuarakan bantahan melalui wawancara eksklusif dengan Associated Press.

Dia membenarkan sejumlah fakta yang dipublikasikan Newsweek -termasuk bagian soal bekerja dalam proyek rahasia- tapi Nakamoto mengatakan bahwa Bitcoin bukanlah ciptaannya.

"Saya sama sekali tak ada keterkaitan dengan itu (Bitcoin)", ujar Nakamoto singkat.

Nakamoto juga mengaku tidak pernah mendengar tentang Bitcoin sebelum dikontak oleh wartawan Newsweek tiga minggu lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X