Pembuat Game "Candy Crush" Siap Jual Saham

Kompas.com - 13/03/2014, 10:28 WIB
Candy Crush Saga King.comCandy Crush Saga
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Pembuat game populer "Candy Crush Saga", King Digital Entertainment, akan menawarkan saham perdananya kepada publik dalam waktu dekat ini. Rencananya, King akan menjual 22,2 juta saham yang dihargai sekitar 21 sampai 24 dollar AS per lembar saham.

Dengan menjual saham kepada publik, King diharapkan bisa mendapatkan dana segar sekitar 533 juta dollar AS dan meningkatkan nilai perusahaan menjadi 7,6 miliar dollar AS. Seperti dikutip dari Bloomberg, dana dari publik itu akan dimanfaatkan King untuk mengembangkan produk dan akuisisi.

Dalam dokumen yang diserahkan kepada komisi bursa saham dan sekuritas Amerika Serikat, King berencana mencatatkan sahamnya di New York Stock Exchange (NYSE) di bawah simbol KING.

Hingga saat ini, King masih sangat mengandalkan game Candy Crush Saga. Game itu pertama kali diluncurkan pada platform Facebook saat April 2012. Perusahaan lalu merilis permainan tersebut untuk ponsel pintar Android dan iOS pada November 2012.

Hingga kini King telah memiliki lima game untuk perangkat mobile. CEO King, Riccardo Zacconi mengklaim, semua game itu memiliki basis pengguna yang besar.

Dengan menjual konten digital, game buatan King memberi pendapatan sebesar 1,9 miliar dollar AS pada tahun 2013, dengan laba yang melonjak jadi 567,6 juta dollar AS dibandingkan 7,8 juta dollar AS pada tahun sebelumnya.

Namun, jumlah pemain Candy Crush Saga sendiri mengalami penurunan menjadi 12,2 juta pemain hingga kuartal empat 2013 dibandingkan 13 juta pemain pada kuartal tiga 2013.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perusahaan yang didirikan pada Agustus 2003 dan berbasis di London, Inggris, ini mulanya bernama Midasplayer. Para pendirinya adalah Riccardo Zacconi, John Sebastian Knutsson, Lars Markgren, Toby Rowland, Thomas Hartwig, dan Patrik Stymne. Mulanya, mereka fokus pada game berbasis web.

Setelah mendapat investasi dari Apax Partners dan Index Ventures pada September 2005, Midasplayer berganti nama menjadi King. Sejak saat itu, mereka mulai membuat game ke berbagai platform, termasuk perangkat mobile.

Para pemegang saham mayoritas di King antara lain perusahaan ekuitas swasta Apax Partners dari London (48,2 persen), pemodel ventura Index Ventures (8,3 persen), Riccardo Zacconi (10,4 persen), dan John Sebastian Knutsson (5,9 persen).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.