Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/05/2014, 13:13 WIB
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Setelah memutuskan untuk berdamai dengan Google, Apple juga akan menempuh jalan damai dengan Samsung, atau akan menyelesaikan setiap masalah hak paten yang ada di masa mendatang di luar pengadilan.

Kabar tersebut pertama kali diberitakan oleh The Korea Times (19/5/2014) dari sumber internal Samsung yang tidak mau disebut namanya.

"Samsung baru-baru ini kembali berdiskusi dengan Apple, dan inti dari pembicaraan tersebut adalah bagaimana cara agar mereka tidak saling tuntut di pengadilan," ujar sumber dalam Samsung tersebut.

Sebagaimana kita ketahui, dalam perseteruan Apple dan Samsung babak kedua kemarin di pengadilan, Apple dan Samsung dinyatakan saling melanggar paten satu sama lain.

"Masih butuh waktu antara kedua pihak untuk bersepakat tentang detil seperti pembayaran royalti seandainya salah satunya ditemukan memakai paten yang dimiliki satu sama lain, sebelum betul-betul sepakat," imbuh sumber tadi.

Pembicaraan kesepakatan antara Apple dan Samsung untuk menyelesaikan kasus pelanggaran paten di luar pengadilan bukan kali ini saja terjadi, namun sudah pernah dilakukan beberapa kali sebelumnya.

Meski demikian, pengamat hak kekayaan intelektual Florian Mueller mengungkapkan rasa optimisnya bahwa kali ini Apple dan Samsung akan menemui kata sepakat.

"Semua harusnya sudah beres di musim panas nanti, persetujuannya dengan Google menunjukkan bahwa manajemen saat ini memilih untuk mengambil jalan aman dari strategi Steve Jobs sebelumnya yang ambisius dengan paten-paten milik Apple," ujar Mueller.

Saat ditanya apa faktor penentu yang bisa membuat keduanya bersepakat, Mueller menjawabnya dengan: "Saya yakin pembayaran yang dilakukan Samsung terhadap paten-paten Apple yang digunakan sebelumnya bisa menyelesaikan masalah."

Mueller juga menyarankan agar Apple dan Samsung melakukan persetujuan gencatan senjata, seperti yang dilakukan Apple dengan Google baru-baru ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.