Ini Cara BlackBerry "Borong" Aplikasi Android

Kompas.com - 20/06/2014, 11:21 WIB
Model memperlihatkan BlackBerry Z3 Jakarta edition di acara peluncuran perdana di Jakarta, 13 Mei 2014. Smartphone ini andalan baru BlackBerry yang sengaja dibikin untuk menyasar pasar negara berkembang seperti Indonesia, benteng terakhir buat produsen Kanada tersebut. AFP PHOTO / ADEK BERRYModel memperlihatkan BlackBerry Z3 Jakarta edition di acara peluncuran perdana di Jakarta, 13 Mei 2014. Smartphone ini andalan baru BlackBerry yang sengaja dibikin untuk menyasar pasar negara berkembang seperti Indonesia, benteng terakhir buat produsen Kanada tersebut.
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - BlackBerry mencapai kesepakatan lisensi dengan Amazon, Rabu (18/6/2014), untuk memungkinkan pengguna ponsel pintar BlackBerry 10 mengunduh aplikasi Android dari toko aplikasi Amazon Appstore.
 
Hal itu dimungkinkan setelah BlackBerry memperbarui sistem operasinya menjadi BlackBerry versi 10.3 yang bakal meluncur pada akhir tahun ini.

Sejak sistem operasi BlackBerry 10 mencapai pengembangan versi 10.2.1, ia telah bisa menjalankan aplikasi Android yang diunduh dari berbagai sumber.

 
Para analis memandang langkah ini akan memperkaya ketersediaan aplikasi Android untuk BlackBerry 10 sehingga pengguna dapat mengunduh aplikasi populer seperti Groupon, Netflix, Pinterest, hingga Candy Crush Saga.
 
Namun, analis tidak yakin strategi tersebut bisa membantu mendorong penjualan ponsel BlackBerry 10. "Sementara ini akan memperluas ekosistem aplikasi BlackBerry 10, tetapi lingkungan smartphone untuk konsumen tetap sengit," kata analis Maynard Um dari lembaga finansial Wells Fargo.
 
Sejak BlackBerry dipimpin oleh John Chen sebagai CEO, perusahaan telah melakukan sejumlah inovasi untuk memperkuat ekosistem BlackBerry.
 
Pekan lalu, BlackBerry mengumumkan kerjasamanya dengan EnStream untuk menyediakan layanan pembayaran mobile yang aman antara bank dan konsumen. EnStream merupakan perusahaan patungan yang dimiliki oleh tiga operator besar dari Kanada.
 
BlackBerry juga akan memperbanyak jumlah ponsel segmen menengah ke bawah, melalui kerjasama dengan pemanufaktur Foxconn asal Taiwan untuk mendesain dan memproduksi ponsel harga terjangkau. Ponsel pertama hasil kerjasama BlackBerry dengan Foxconn adalah BlackBerry Z3 yang telah masuk pasar Indonesia pada Mei lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X