Ini PR Pandi soal "Apapun.id"

Kompas.com - 17/08/2014, 20:15 WIB
ilustrasi KompasTeknoilustrasi
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Domain apapun.id mulai resmi diluncurkan hari ini. Namun, selama ini nama domain .id dinilai banyak kalangan kalah populer dengan domain .com. Apa sebabnya?

Berbicara di sela-sela peluncuran domain.id di Jakarta, (17/8/2014), Ketua Bidang Sosialisasi dan Komunikasi Pandi, Sigit Widodo mengatakan, registrasi yang ketat diakui menjadi salah satu kendala kurang populernya domain .id.

Sigit mengatakan, Pandi selaku pengelola domain .id mensyaratkan pengguna menggunakan identitas yang jelas. Di sisi lain, pengguna internet lebih menyukai anonimitas di jagat maya.

Menurut Sigit, di awal-awal perkembangan internet di Indonesia, semua masih kacau balau, termasuk identitas yang bisa dipalsukan. Hal itu bisa dengan mudah dilakukan dengan domain .com.

"Karena mensyaratkan identitas yang jelas, pengguna di Indonesia pun melihatnya sebagai sesuatu yang ribet," terang Sigit.

"Karena itulah domain .id kalah populer dibanding .com," imbuhnya.

Padahal, jika konsumen sadar, domain .id memiliki keunggulan dalam hal keamanan. Di domain ini, anonimitas sangat dihindari agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kasus penipuan lewat internet.

"Dengan domain .id, maka pengunjung bisa merasa lebih aman, contohnya untuk website-website e-commerce, pengunjung bisa memastikan itu adalah website asli," demikian terang Sigit.

Walau demikian, Sigit mengakui bahwa popularitas domain .id masih perlu ditingkatkan. Namun menurutnya hal itu bukan tugas yang mudah.

"Tingkat pemahaman masyarakat itu tidak bsa diubah dalam waktu sekejap," ujarnya.

Salah satu usaha Pandi dalam mempopulerkan domain .id adalah dengan memberikan persyaratan yang lebih longgar lagi kepada calon penggunanya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X