Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Internet Indonesia Sekadar Pasar, Rp 15 Triliun Lari ke Asing

Kompas.com - 28/11/2014, 15:55 WIB
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia sudah tidak diragukan merupakan pasar yang subur bagi negara-negara maju. Di bisnis digital, Indonesia termasuk menjadi penyumbang pemasukan (revenue) tertinggi bagi pemilik layanan, konten, dan pengembang aplikasi dari luar negeri.

Nilainya pun cukup fantastis. Jumlah uang yang "lari" keluar dari bandwidth internet dan konsumsi aplikasi atau konten luar ditaksir mencapai Rp 15 triliun per tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh Henri Kasyfi, Co-Founder dan Comissioner di IDC Data Center dalam seminar yang membahas tentang kedaulatan internet Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Dijelaskan oleh Henri, dari jumlah populasi 251 juta orang, pengguna aktif internet di Indonesia saat ini ditaksir sekitar 71,2 juta, dengan pengguna sosial media aktif per bulannya 70 juta orang.

Di sisi lain, pelanggan seluler di Indonesia mencapai 314 juta orang dengan 48 juta di antaranya menjadi pengguna aktif media sosial mobile. Dengan angka yang fantastis tersebut, sayangnya konten-konten yang dikonsumsi masih didominasi oleh konten dan aplikasi buatan pihak luar.

Dalam hal jejaring sosial misalnya, jumlah pengguna Facebook di Indonesia menjadi yang terbesar keempat di dunia dengan jumlah 64 juta orang. Sementara untuk jumlah pengguna Twitter, Indonesia berada di peringkat kelima.

Menurut Henri, jumlah revenue yang didapat jejaring sosial Facebook jika dibagi dengan jumlah penggunanya di kuartal 1 2014 lalu, maka akan didapatkan angka 2 dollar AS per pengguna. Dengan perhitungan tersebut, Indonesia telah menyumbangkan sekitar 500 juta dollar AS untuk Facebook.

Sementara untuk jejaring sosial Twitter, Henri yang juga merupakan Chairman KlikIndonesia.org itu menyebut sumbangan dari pengguna di Indonesia saja mencapai 120 juta dollar AS per tahun, dan dari sektor lain seperti situs web dan aplikasi mobile mencapai 500 juta dollar AS.

"Jadi kalau dihitung-hitung, (pengguna internet) Indonesia itu menyumbang sekitar 1,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 15 triliun) ke pihak luar dalam setahun," demikian kata Henri.

Ditambahkan oleh Henri, dari jumlah kunjungan pengguna internet ke situs-situs luar, jika ditotal dalam satu tahun, bandwidth trafik dari Indonesia bisa mencapai 500 Gbps atau setara dengan 600 juta dollar AS (atau Rp 7,2 triliun).

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

e-Business
Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

e-Business
Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

e-Business
Spesifikasi dan Harga Oppo Pad Air di Indonesia

Spesifikasi dan Harga Oppo Pad Air di Indonesia

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.