Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/12/2014, 09:31 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Nama Digione memang jarang terdengar di dunia smartphone. Namun, vendor asal Tiongkok ini baru saja membuat sebuah sensasi yang menghebohkan, yaitu menuduh Apple menjiplak desain ponsel buatan mereka.

Smartphone yang menjadi sasaran tuduhan mereka adalah produk teranyar Apple, yaitu iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Digione mengklaim, Apple telah melanggar hak paten desain luar dari ponsel besutan mereka sendiri, 100 Plus.

Menurut Kantor Hak Paten Tiongkok, seperti KompasTekno kutip dari Macworld, Rabu (3/12/2014), Digione telah mengajukan hak paten desain mereka pada Januari 2014. Hak patennya sendiri sudah disetujui pada Juli 2014.

Sekadar informasi, Apple baru merilis iPhone 6 dan iPhone 6 Plus pada pertengahan September 2014. Ini berarti terpaut delapan bulan terhitung saat pertama paten desain serupa didaftarkan Digione.

Apple sendiri tampaknya tidak terlalu mengindahkan tuduhan dari tersebut. Oleh karena itu, Digione akhirnya mengambil jalan "keras". Vendor ini mem-posting surat keberatan mereka yang telah dilayangkan ke Apple beberapa waktu lalu.

"Berdasar penyidikan, dan juga analisis dari profesional, dapat disimpulkan bawah desain dari perangkat mobile Apple dalam nama brand "iPhone 6", yang baru saja dirilis secara resmi, mungkin melanggar paten milik Digione," tulis perusahaan tersebut.

"Kami percaya, sebuah komunikasi dengan tujuan yang baik akan membantu menyelesaikan kemungkinan masalah hukum yang terjadi," lanjutnya.

9to5mac
Apakah Digione 100 Plus mirip dengan iPhone 6?
Berbeda dari iPhone 6, Digione 100 Plus hadir di segmen kelas bawah. Ponsel yang satu ini dijual dengan harga sekitar 130 dollar AS di Tiongkok. Perangkat tersebut memiliki layar berukuran 5,5 inci dan berjalan di sistem operasi Android.

Ini bukan pertama kalinya bagi Apple berurusan dengan perusahaan Tiongkok mengenai hak paten. Sebelumnya, Apple bersengketa dengan sebuah perusahaan bernama Proview perihal hak paten nama "iPad". Apple diharuskan untuk membayar uang damai sebesar 60 juta dollar AS untuk menyelesaikan kasus ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Internet
2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

Hardware
Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Hardware
Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Hardware
Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Internet
Chat Telegram Bisa Dipakai Ngobrol secara Anonim, Begini Caranya

Chat Telegram Bisa Dipakai Ngobrol secara Anonim, Begini Caranya

Software
Ini Daftar Pemain RRQ Hoshi untuk MPL ID Season 11

Ini Daftar Pemain RRQ Hoshi untuk MPL ID Season 11

Software
Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Software
[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan Iptek bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan Iptek bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.